Patah hati ≠ Sakit hati..

Beberapa hari yang lalu ada yg sms saya dan isinya lucu:
“..aku ngerti sampean lagi sakit hati..”
Hahaha.

Pertama kali respon pikiran saya adalah ‘ yang sms saya tampaknya kurang cerdas..’
Kok bisa? lha belum tau keadaan kok langsung mengetok palu ‘sakit hati, sah!’
enak saja…
Kontan saja saya balas,
” sampean keliru, mungkin aku lagi patah hati, tapi aku tdk merasa sakit hati..”
Emang apa bedanya?

Bismillah..
Kalo menurut saya, jelas berbeda secara hakikat (hehe)..
* Patah hati cenderung sedih, sakit hati cenderung marah, atau dendam..
* Sama sama cintanya tak kesampaian (T_T), tapi patah hati mungkin mendoakan yang terbaik untuk si dia. sakit hati sebaliknya, bisa jadi mendoakan si dia disakiti orang lain, menyumpah2, dsb..hehe
* Patah hati sembuh ketika ketemu cinta lagi, sakit hati hanya sembuh kalo dendamnya terbalas, melihat si dia menderita, dsb..

jadi secara singkat, pelaku patah hati itu hatinya lemah, sensitif, tapi bisa saja dia memaafkan si pujaan.
Kalo org yg sakit hati, itu hatinya dengki, marah, rasanya sulit akan memaafkan sang (bekas) belahan hati. hehe..

Ini murni pendapat saya sendiri, orang boleh memiliki pendapat berbeda. piss..

Kalau sampean termasuk yg sakit hati, saran saya jgn biarkan dendam dan marah menguasai hati sampean.
Dari Abu Hurairah katanya: Telah bersabda rasullah SAW : Hendaklah engkau menjauhkan diri dari sifat hasud, sebab sifat hasud memakan kebaikan sebagaimana api membakar kayu bakar.” (HR Abu Daud).

Adapun hakikat hasud ada 3 unsur, yaitu :
1.Tidak senang terhadap kenikmatan yang diterima orang lain.
2.Berusaha untuk menghilangkan kenikmatan orang lain tersebut.
3.Ingin memiliki agar kenikmatan tersebut berpindah kepadanya.

Jadi pemaaf itu lebih baik, tapi kalau tak bisa, paling tidak let it flow aja. Semoga dg demikian Allah akan mengganti dengan kisah yg lebih indah..

Lagu yg baik sbg contoh untuk hal ini adalah air mata.

Kalau mmg harus menangis, menangislah..kita manusia
manusia bisa saja terluka (atau patah), hehe
Tapi keistimewaan kita sbg manusia (dibanding kucing misalnya) adalah kita bisa mengambil hikmah..
dibalik segala suka –> ada hikmah
dibalik segala duka –> juga ada hikmah

Rasanya, kita bisa memilih untuk tidak sakit hati.. bukan begitu?

2 thoughts on “Patah hati ≠ Sakit hati..

  1. anisayu says:

    sikucing aja bisa sakit hati
    apalagi yg lg mencintai
    diputusin tanpa permisi
    langsung patah hati

    hikz hikz…😀

    • menagis boleh, kan manusiawi,,tapi maafkan.
      forgiven not forgotten. tunjukkan sampean berjiwa besar..
      kucing kan nggak ngerti, hehe biarin aja dia paling ntar sore nyari kucing betina lain🙂

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s