Dialog Nabi Isa as dan Iblis.

Pada saat usia 30 tahun, nabi Isa a.s sering pergi ke luar rumah untuk mengasingkan diri dari keramaian, membersihkan nurani dan mencari pencerahan jiwa. Ketika menuju ke Bukit Zaitun, Nabi Isa jatuh terduduk dekat sebuah batu besar dan merasa lapar. Tiba-tiba saja ada yang datang menghampirinya, lalu menawarinya menjadikan batu besar itu roti.


“Aku mampu menjadikan batu besar itu menjadi roti, niscaya kamu tidak akan kelaparan,” kata orang yang datang itu yang tak lain adalah iblis.
“Aku tidak akan meminta pertolongan kepadamu. Kebesaran Tuhan hanya ada pada Allah,” kata Nabi Isa a.s.
Iblis lalu pergi setelah tidak berhasil membujuk Nabi Isa a.s. Setelah kepergian iblis itu, Nabi Isa mengucapkan syukur kepada Allah karena telah ditetapkan imannya sehingga tidak terperdaya oleh bujuk rayu iblis.

Ketika berada di bukit Zaitun, Nabi Isa bersujud dan bersyukur karena selamat dari godaan iblis. Tidak lama kemudian, Malaikat Jibril mendatanginya lalu menyampaikan tugas kenabian dan kerasulannya. Iblis tidak hanya berhenti di situ saja, suatu saat iblis ini membawa Nabi Isa ke atas Baitullah di Yerusalem.
“Wahai kekasih Allah, jika engkau ingin dakwahmu mudah dan diterima orang-orang, maka mintalah engkau kepada Tuhanmu untuk dijatuhkan dari tempat tinggi, maka Allah akan mengutus malaikat untuk melindungimu dari cedera,” kata Iblis.
Nabi Isa a.s yang mengerti maksud jahat dari Iblis itu, maka ia tidak menuruti permintaannya.
“Wahai laknatullah, akau tahu jika engkau sedang membujukku. Bnayak orang yang hanya senang melihat mukjizatku tapi sedikit yang akan beriman kepada Allah,” jelas Nabi Isa a.s.

Riwayat lain dari Ibnu Abbas menjelaskan bahwa iblis pernah bertemu dengan Nabi Isa di pintu Baitul Maqdis di Palestina.
“Wahai makhluk terlaknat, ceritakan kepadaku apa yang kamu perbuat terhadap umat Musa,” tanya Nabi Isa.
“Wanita Yahudi akau jadikan menguasai mereka,” jawab Iblis.
“Kemudian apa yang akan kamu perbuat terhadap umatku?” tanya Nabi Isa.
“Mereka saya perintah agar menjadikan kamu sebagai Tuhan,” jawab Iblis.
“Lantas apa yang kamu lakukan terhadap umat Muhammad SAW?” tanya Nabi Isa lagi.
“Saya tidak mampu menggoda mereka, akan tetapi mereka saya rayu senang terhadap uang, dinar, dan dirham, sehingga mereka lebih menyenangi hal itu daripada lafadz Laa Ilaaha Illallah,” jelas iblis.

Pada akhir dialog, Nabi Isa melihat punggung iblis tercabik-cabik dan terputus-putus.
Nabi Isa bertanya,
“Lalu kenapa punggungumu mengalami hal seperti itu?”.
“Adapun sesuatu yang dapat membuat punggungku terputus adalah seorang hamba yang shalat sunnah di rumahnya baik sendiri atau dengan jamaah dan yang membuat badanku hancur adalah suara kuda perang di jalan Allah,” jawab iblis.
Mengetahui trik iblis dalam menggoda umatnya, Nabi Isa dengan tegas menyatakan bahwa dirinya bukanlah Tuhan yang disembah. Beliau hanya seorang nabi dan rasul yang juga menyembah Allah SWT, Tuhan Sekalian Alam. (Kisah Islamiah)

Tanggapan:

Dari kisah ini dapat ditarik beberapa hikmah :
* Nabi-nabi memiliki waktu dlm hidupnya untuk menyendiri.
Hal ini dilakukan mereka untuk mendapat pencerahan jiwa dan kedekatan kepada Allah..
Kita dapat meneladani mereka dg merenungi dan menginstropeksi diri kita..
* Iblis menggoda manusia dg menawarkan kesenangan dunia..
Hanya yg zuhud dan mndapat pertolongan Allah yg selamat.
* Walaupun tidak berhasil, Iblis tidak gampang menyerah.
Ia goda manusia dg berbagai arah dan jalan.. kita kudu tetap waspada dg tipu2 daya ini.
* Iblis memberi tahu tentang godaannya yang menghancurkan umat Nabi-nabi
umat Musa –> wanita
umat Isa –> menuhankan Isa
umat Muhammad –> cinta dunia/uang
* Shalat sunnah, sendiri atau jamaah membuat punggung Iblis putus,
Suara kuda (atau kendaraan) yg berjihad fisabilillah menghancurkan badannya..

Oleh karena itu selayaknya kita merenungkannya..apakah kita termasuk yang disindir Iblis, atau kita termasuk meneladani Rasul dan Sahabat, yaitu dunia yg sederhana dan lebih banyak beramal serta beribadah?
Dan apakah kita sudah banyak salat sunnah dan berjuang (melawan hawa nafsu termasuk jihad) di jalan Allah?
Kita sendiri yg paling tahu jawabnya..

Monggo dishare..

18 thoughts on “Dialog Nabi Isa as dan Iblis.

  1. ceritanya mirip cerita Yesus di alkitab tapi diubah ubah hehe….

    • kenthoet says:

      mas bro alngkah bijaknya klo crita d atas murni d ambil dr Al-Quran ato Hadist Sahih…. jgn d cmpur2 dgn crita versi Bible… aplgi pke d ubah2 gtu…. kok kyk ny gmna getoo…. thankz.. ๐Ÿ™‚

      • cerita saya gak pake bibel mas.. ini dari hadis.ambilnya aja dari kisah islamiah, tlg dibaca lagi, itu riwayat ibnu Abbas..
        kata ‘diubah-ubah’ itu kan katanya mas extraordinaryperson, ane gak ngerubah /ngarang..

        Kalo kata extraordinaryperson itu mmg ada kemiripan, itu mungkin karena Christ munculnya sebelum islam, jadi ada kesamaan2.. ane sih santai saja kan keyakinan orang beda-beda.. tapi perlu dicatet, ane gak ngarang, itu riwayat ibnu Abbas.. Naudzubillah min dzalik..

  2. godaan setan modern itu lebih menarik
    termasuk koneksi internet yang cepet, game yang baru pokoknya yang membuat orang lupa berdoa

  3. extraordinaryperson : mgk pada intinya , maksud yg disampaikan sama..๐Ÿ™‚
    konohawarrior : itu benar sekali.. pada akirnya waktu salat molor, begadang, gak ngaji, dsb karena online terus heheehe
    waspadalah..๐Ÿ˜›

  4. Aa Ikhwan says:

    mungkib berdiam diri atau menyendiri itu bisa disebut i’tikaf sambil beribadah bukan menyrndiri seperti orang bertapa mncari atau meminta kpd selain Allah. Nice artikel masbro.

    • ya, di cerita jg gak digambarkan nabi isa bertapa..๐Ÿ™‚

      • Aa Ikhwan says:

        betul masbro..hny skedar mngingatkan sebagian kawan2 kita yg msh salah paham trhdp menyendirinya seorang Nabi atau Rasul di suatu tempat apalagi Gua๐Ÿ™‚

  5. M150 says:

    Muossoook diubah2
    emang Tu ayat karangan ente ape..!!!
    Aneh2 wae sampeyan…

    • santai ae mas. kita hormati keyakinan masing2..gak jamannya rame2.. hehe
      kalo ada hikmah baiknya ya kita pakai.. kalo yang tidak setuju silahkan asal tidak saling menjatuhkan.. no offens๐Ÿ˜›

  6. Dr.Feelgood says:

    heheehe, ko ada syekh puji๐Ÿ˜€

  7. sepenggalan kalimat anda,,
    โ€œMereka saya perintah agar menjadikan kamu sebagai Tuhan,โ€ jawab Iblis.
    โ€œLantas apa yang kamu lakukan terhadap umat Muhammad SAW?โ€ tanya Nabi Isa lagi.”

    nah,, yg mau saya tanyakan bagaimana mugkin hadis nabi ini bisa mengatakan seorang isa menanyakan perihal nabi MUHAMMAD? sementara mereka berdua berada di zaman dan tahun yg berbeda??
    monggo dijelaskan sejelas – jelasnya.
    thx b4

    • bismillah..
      InsyaAllah, dlm keyakinan islam semua nabi telah tahu bahwa nabi penutup adalah Muhammad, bahkan isa pun tahu benar itu. akan saya carikan ayat alQuran atau hadisnya untuk anda,
      ูˆูŽุฅูุฐู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู…ููŠุซูŽุงู‚ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ูŠู†ูŽ ู„ูŽู…ูŽุงุขุชูŽูŠู’ุชููƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ูƒูุชูŽุงุจู ูˆูŽุญููƒู’ู…ูŽุฉู ุซูู…ูŽู‘ ุฌูŽุงุกูŽูƒูู…ู’ ุฑูŽุณููˆู„ูŒ ู…ูุตูŽุฏูู‘ู‚ูŒู„ูู…ูŽุง ู…ูŽุนูŽูƒูู…ู’ ู„ูŽุชูุคู’ู…ูู†ูู†ูŽู‘ ุจูู‡ู ูˆูŽู„ูŽุชูŽู†ู’ุตูุฑูู†ูŽู‘ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽุฃูŽุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุฑู’ุชูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุฎูŽุฐู’ุชูู…ู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฐูŽู„ููƒูู…ู’ ุฅูุตู’ุฑููŠ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุฑู’ู†ูŽุงู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽุงุดู’ู‡ูŽุฏููˆุง ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ู…ูŽุนูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุดูŽู‘ุงู‡ูุฏููŠู†ูŽ
      Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: “Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepada museorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya”. (QS. Ali Imran : 81)

      ูˆูŽุฅูุฐู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนููŠุณูŽู‰ ุงุจู’ู†ู ู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ูŽ ูŠูŽุง ุจูŽู†ููŠุฅูุณู’ุฑูŽุงุฆููŠู„ูŽ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูุตูŽุฏูู‘ู‚ู‹ุง ู„ูู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽูŠูŽุฏูŽูŠูŽู‘ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุชูŽู‘ูˆู’ุฑูŽุงุฉู ูˆูŽู…ูุจูŽุดูู‘ุฑู‹ุง ุจูุฑูŽุณููˆู„ู ูŠูŽุฃู’ุชููŠ ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุฏููŠุงุณู’ู…ูู‡ู ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏู ููŽู„ูŽู…ูŽู‘ุง ุฌูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุจูŽูŠูู‘ู†ูŽุงุชู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ู‡ูŽุฐูŽุงุณูุญู’ุฑูŒ ู…ูุจููŠู†ูŒ
      Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: “Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat(Torah) dan memberi kabar gembira dengan(datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yangnyata”. (QS. As-Saff : 6)

      Penjelasannya panjang dan tak cukup disini. Saya yakin dg kebenaran, tetapi tidak berniat memperdebatkan hal ini berlarut-larut. bila masih ada yg mempermasalahkan, silahkan kirim ke email saya. Koment disini saya tutup.. Wallahu’alam bishawab.

  8. keongbakar says:

    mengutip dari sepenggalan kalimat anda di atas
    โ€œMereka saya perintah agar menjadikan kamu sebagai Tuhan,โ€ jawab Iblis.
    โ€œLantas apa yang kamu lakukan terhadap umat Muhammad SAW?โ€ tanya Nabi Isa lagi.”

    nah, yg mau saya tanyakan : bagaimana mungkin hadis Ibnu Abbas mengatakan hal seperti ini, seorang Isa bertanya kepada Iblis di pintu Baitul Maqdis di Palestina perihal nabi Muhammad, ????? padahal jelas dan sangat nyata jika Isa & Nabi Muhammad itu beda zaman serta masa??? dimana korelasinya???

    thx,,
    Mohon pencerahannya sjelas – jelasnya.

    • Allah berfirman :

      ูˆูŽุฅูุฐู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนููŠุณูŽู‰ ุงุจู’ู†ู ู…ูŽุฑู’ูŠูŽู…ูŽ ูŠูŽุงุจูŽู†ููŠ ุฅูุณู’ุฑูŽุงุฆููŠู„ูŽ ุฅูู†ู‘ููŠ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ู…ูุตูŽุฏู‘ูู‚ู‹ุง ู„ูู…ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู‘ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุชู‘ูŽูˆู’ุฑูŽุงุฉู ูˆูŽู…ูุจูŽุดู‘ูุฑู‹ุง ุจูุฑูŽุณููˆู„ู ูŠูŽุฃู’ุชููŠ ู…ูู†ู’ ุจูŽุนู’ุฏููŠ ุงุณู’ู…ูู‡ู ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏู ููŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุฌูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุจูŽูŠู‘ูู†ูŽุงุชู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ู‡ูŽุฐูŽุง ุณูุญู’ุฑูŒ ู…ูุจููŠู†ูŒ

      โ€œDan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: โ€œHai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)โ€ Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: โ€œIni adalah sihir yang nyataโ€. (al-Shaff: 6)

      Dari Muthโ€™im ra. Rasulullah SAW bersabda :
      Sesungguhnya aku memiliki beberapa nama. Aku adalah Muhammad, aku adalah Ahmad, aku adalah al-Mahi (yang menghapus) karena Allah SWT menghapus kekafiran melalui diriku. Aku adalah al-Hasyir (yang mengumpulkan) karena seluruh manusia akan berkumpul setelahku. Aku juga adalah al-‘Aqib (yang mengakhiri) karena tidak ada lagi Nabi setelahku.(Sahih al-Bukhari, hadis no. 4517; Sahih Muslim, hadis no. 4342)

      jika anda muslim dan punya Al-Quran,dan Shahih Bukhari/ Muslim bisa dicek sendiri, saya gak mengarang, insyaAllah

      Harap tidak membuat hal ini berlarut-larut. Kita tutupkan disini, dan mari saling menghormati. Wallahu’alam bishawab.

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s