Belajar pasrah dari Ibrahim alaihissalam.

Tidak ada yang membenci agama Ibrahim kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri. Kami telah memilihnya di dunia. Dan di akherat ia termasuk orang yang soleh. Ketika Tuhan berfirman kepadanya, “Berserah dirilah!” Ibrahim menjawab, “Aku telah berserah diri kepada Tuhan semesta Alam.” (QS. Al Baqarah, 2: 130-131)
Sesungguhnya agama disisi Allah adalah Islam (berserah diri kepadaNya)…(Al Imran : 19)
Ikutilah agama orang tuamu, Ibrahim. Dia telah menamaimu sebagai muslim (yang berserah diri), dahulu dan dalam Al Quran ini… (Al Hajj : 78)

Dan masih banyak lagi ayat – ayat yang menyebutkan sikap berserah diri kepada Allah. Sehingga kita bisa mengatakan bahwa berserah diri adalah sebuah keadaan atau sikap yang agung. Sikap berserah diri meliputi aspek lahir dan batin. Lahirnya taat kepada Allah, dan batinnya tidak menentangNya.

Saya ingat akan sosok rosul dan simbol penyerahan diri pada seorang Nabi Ibrahim. Sikap pasrah sempurna seorang hamba yang tidak menentang seluruh keputusan Allah dan berserah diri pada ketentuannya. Menarik untuk mengangkat tema berserah diri  Nabi Ibrahim.

Bukankah ketika Ibrahim a.s. diperintah oleh Allah untuk berserah diri, ia berkata, “Aku telah berserah diri kepada Tuhan semesta alam.”

Ingatkah kita ketika ia di ikat di ketapel besar (manjanik) untuk dipanggang hidup2, para malaikat berdoa untuknya, ” Tuhan, kekasih-Mu tengah mendapat ujian seperti yang Engkau ketahui.”
Tuhan menjawab, “Jibril, temuilah Ibrahim. Jika ia meminta tolong kepadamu, tolonglah! Namun jika tidak, biarkanlah. Aku bersamanya.”
Kemudian Jibril mendatanginya dan berkata, “Ada yang kau butuhkan?”
Ibrahim menjawab, “Kepadamu, aku tidak butuh apa-apa. Aku hanya membutuhkan kepada Allah.”
Dan Jibril berkata, “Maka mintalah kepada-Nya!”.
Dan berkata Ibrahim, “Cukuplah bagiku bahwa Dia mengetahui keadaanku.”

Lihatlah Ibrahim tidak meminta pertolongan kepada selain Allah, ia senantiasa berserah diri kepada-Nya. Ia menyadari semua pengaturan ini hanya milik Allah, dan Allah Maha lembut terhadap hambanya yang soleh. Dan Allah pun menyelamatkannya, “Kami katakan, Wahai api, jadilah dingin dan selamat bagi Ibrahim” (Al Anbiya : 69).  Ternyata memang Allah benar menginginkan keselamatan atas Nabiullah Ibrahim a.s. Bagaimana jika Allah tidak mengatakan “dan selamat bagi Ibrahim” karena api itu ketika dingin maka bisa saja membekukan Ibrahim, tapi api itu padam kemudian menyelamatkannya. Maha Kuasa Allah atas segala sesuatu.
Dari Mengapa Harus Berserah, Ibnu Atha’

Beberapa point penting :
* Nabi Ibrahim alaihissalam adalah salah satu nabi yang terpilih.
Diantara keistimewaan beliau adalah kepasrahan diri, disamping pula kedermawanan.
* Nabi Ibrahim menggantungkan rasa butuh hanya kepada Allah.
Beliau tidak butuh pertolongan Jibri alaihissalam, tetapi hanya butuh kepada Allah.
* Yang menggetarkan hati disini adalah kepercayaan yg sempurna kepada Allah.
Nabi Ibrahim jelas memerlukan pertolongan, tetapi beliau tak memintanya kepadaNya. Bukan tak butuh pertolongan, tetapi rasa percayanya kepada Allah menjadikannya tenang sehingga mampu berkata : “Cukuplah bagiku bahwa Dia mengetahui keadaanku.” SubhanaLlah.. Beliau begitu yakin Allah akan menolongnya..

Mungkin buat orang awam kayak kita, maqom pasrah diatas sulit kita capai..tetapi paling tidak meminta pertolongan kepada Allah adalah hal yang baik. Dia takkan menyiakan permohonan kita..
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. AlBaqarah 214.

Demikian, monggo dishare..

Advertisements

2 thoughts on “Belajar pasrah dari Ibrahim alaihissalam.

  1. Dr.Feelgood says:

    dengan selalu berserah diri kepada Alloh SWT, Insya Alloh hidup kita akan selalu dalam lindunganNya. amin.

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s