Ninja 150RR 2012, bagaimana 2-tak bisa begitu DAHSYAT?? analisa ringan saya..

Ninja 150RR 2012 mau ganti baju.. wah itu bukan luar biasa, motor lain juga banyak yang ganti baju..
Ninja 150RR sangat cepat dan legendaris!! ini juga biasa, sudah rahasia umum.
Apa yang luar biasa? menurut saya sebagai (satu2nya) mesin 2-tak yang tersisa dan bertahan cmiiw, itulah hal paling luar biasa.. setuju nggak ?

Mungkin banyak senjata NinjaRR yaitu KIPS, HSAS, catalitic converter, cilinder berpori, liquid cooled, dsb ,namun kekuatan sebenarnya pada NinjaRR imho adalah mesin 2-tak itu sendiri..

Bandingkan dengan ninja250R. 100CC dia lebih besar silinder pun dua DOHC pula, namun Power nyaris setara. Torsi bahkan kalah.. Dengan bobot  terpaut 45Kg, power to weight ratio Ninja250 jelas kalah jauh. Kencang mana? menurut perkiraan saya (yg belum coba 2-2nya) Ninja 2-tak lebih mantap.. imho cmiiw :mrgreen:

Apa Rahasia  dibalik kedahsyatan mesin 2-tak itu?
coba lihat gambar berikut ini :

Dari gambar diatas, ada 3 kelebihan Mesin 2 tak :
– Mesin 2 tak tidak memiliki katup, yang menyederhanakan konstruksi  dan menurunkan berat mesin keseluruhan.
– Mesin 2 tak disulut sekali setiap revolusi, sementara 4-T engine disulut sekali setiap revolusi lainnya (4 siklus). Ini membuat Mesin 2 tak  kekuatannya  meningkat signifikan.
– Mesin 2 tak dapat bekerja dalam orientasi (arah) apapun. Sebuah mesin 4-T standar mungkin mengalami masalah dengan aliran oli  kecuali berdiri tegak, dan untuk memecahkan masalah ini dapat menambah kompleksitas ke mesin.

Keunggulan ini membuat motor 2 tak ringan, sederhana dan lebih murah untuk diproduksi. motor 2 tak juga memiliki potensi untuk menyemburkan  daya  sekitar dua kali ke dalam ruang yang sama karena ada langkah tenaga dua kali lebih banyak per putaran. Kombinasi ringan dan dua kali tenaga memberikan motor 2 tak power-to-weight ratio yang besar dibandingkan dengan banyak motor 4 tak.

Singkatnya, keunggulan mesin 2 tak adalah :
Ringan, sederhana, biaya produksi lebih rendah
– bisa Dua kali lipat dayanya dibanding 4 tak dg kubikasi sama
Power to weight ratio yang masif.

Nah dengan keunggulan mesin 2-tak yg luar biasa ditambah aksesoris semacam KIPS, HSAS, dsb jadilah Ninja RR semakin jauh didepan, apalagi bila bajunya makin berkarakter, jelas makin bikin kepincut.. Barangkali kekurangannya adalh oli samping, atau teknologi 2 langkah ini mulai ditinggalkan. Namun buat para speed lover, siapa peduli hal tersebut ? 😛

Demikian.. monggo (gianluigimario)

Kombinasi silinder pada mesin motor 4tak.

Anda punya pilihan.  Suara yang nyaring atau performa maksimal – tetapi Anda tidak dapat memilih duaduanya.  Silinder yang  lebih sedikit, bersuara  besar dan berkaitan dengan sikap(atitud)  pengendara motor dan budaya cruiser. Tetapi silinder yang sedikit  membatasi rpm maksimal sepeda motor.

Ini berdampak pada performa, akselerasi, power dan torsi. Namun pada putaran rendah  hanya ada sedikit untuk pilihan antara 2, 3 dan 4  silinder-.. biasanya 2 silinder memberikan torsi lebih pada putaran mesin rendah.

Semakin sedikit silinder di mesin, semakin sepeda cocok untuk Trail, off-road dan kondisi MX  (ektrim) karena kebutuhan untuk torsi lebih pada putaran rendah.

Semakin banyak Silinder yang ada, semakin sepeda cocok untuk jarak jauh di jalanan karena mesin semakin ‘halus’ . Vibrasi umumnya menurun dengan peningkatan jumlah silinder. Hal ini penting untuk touring jarak jauh. “

The Single Cylinder Motorcycle Engine:

Yang paling dasar dari desain mesin sepeda motor yaitu dengan 1 piston, 1 silinder  untuk bergerak ke atas dan ke bawah dan 1 busi. Mudah untuk memperbaiki, ringan, mudah untuk perawatan dan murah.

Terutama digunakan di sepeda motor kecil di mana torsi lebih penting dari power dan top speed.  Karena menggunakan karburator tunggal, tidak pernah ada kebutuhan untuk melakukan “sinkronisasi karburator ” dan dengan demikian menghemat biaya.

Kelemahan Engine Silinder Tunggal adalah: ketidakmampuan untuk memiliki yang lebih. Karena hanya ada satu silinder itu sangat sulit untuk membuat mesin merasa halus saat berjalan dan karena tunggal memiliki getaran yang tinggi.

The In-Line Motorcycle Engine:

Konfigurasi di mana semua silinder dalam satu baris. Sebuah Paralel-Twin adalah sebuah mesin yang memiliki dua silinder ditempatkan sejajar satu sama lain dan vertikal. Sebuah Triple adalah mesin sepeda motor 3-silinder. Tata letak mesin di mana silinder tersebut diatur dalam sebaris, dan in-line dengan roda mesin.

In-Line Parallel Twin

In-Line Parallel Twin mesin motor dua silinder desain sejajar satu sama lain . Saat ini, mesin Twin paralel adalah tidak sepopuler dulu, tapi menghasilkan torsi seperti tunggal, namun  ringan dan menghasilkan hampir dua kali lipat RPM dan memiliki tenaga kuda  dan topspeed yang baik. Motor yang menggunakan desain ini memiliki keuntungan ringan, cepat, dan gesit. Karena mereka memiliki komponen hampir dua kali dan menggunakan karburator laras ganda  pemeliharaannya lebih tinggi tapi tidak setinggi mesin In-line yang lain . Berkat memiliki dua piston dan dengan penggunaan counter balancers untuk melawan efek dari kekuatan piston mesin kembar paralel jauh lebih halus daripada tunggal.

Kelemahan dari kembar In-line Paralel adalah getaran lebih, RPM lebih rendah dan tenaga kuda lebih rendah dari mesin In-line  lainnya.

In-Line Triple Cylinder :

mesin In-LineCylinder Triple  semakin sulit ditemukan saat ini. Keuntungan dari Triple Inline adalah: Mereka mampu menghasilkan RPM jauh lebih tinggi  dan memiliki torsi lebih seperti desain In-Line four. Bobot lebih ringan dari   In-Line four dan menggunakan part lebih sedikit. Selain itu getarannya berkurang karena piston dapat lebih mudah seimbang.

Kekurangan konfigurasi ini adalah part yang lebih mahal karena “kelangkaan” nya.

In-Line Four Cylinder :

mesin raja kecepatan hari ini untuk tenaga kuda atas, kehalusan dan kecepatan tertinggi. Banyak sepeda menawarkan mesin ini karena fitur-fitur seperti ZX1200R, CB900F, GSXR750. The In-Line four diperkenalkan pada tahun 1968 pada CB750 Honda dan tidak ada mesin lain yang bisa menyamai itu pada saat pada strip drag. Sebagian besar ditemukan dalam  kapasitas lebih besar dari 500cc karena ada kompleksitas dan ukuran piston diperlukan.


Kelemahan dari gaya ini adalah berat, kompleksitas, kurangnya torsi pada rentang RPM yang lebih rendah. Karena sebagian besar mesin in-line four  menggunakan empat bank karburator biaya pemeliharaannya tertinggi untuk mesin in-line. Kehalusan mesin  sangat bagus meski tidak sebagus gaya mesin Boxer.

In-Line Six Cylinder :

Sebuah mesin yang sangat kompleks diproduksi terutama pada akhir 70 dan awal 80-an. The In-line six dirancang baik dalam perang tenaga kuda, ukuran dan multi-silinder dan menjadi raja dari semua mesin. Hanya ditemukan dalam  sepeda motor cc terbesar  (seperti Z1300, CBX1000) dan menawarkan kecepatan akhir lebih besar, tenaga kuda dan kehalusan  dari in-line four.

Sayangnya kelemahannya melebihi  sebagian besar  keuntungannya : Terlalu banyak bagian yang bergerak (moving parts), terlalu rumit untuk saat itu, terlalu mahal untuk perawatan dan terlalu berat. Sementara karburatornya sangat sulit untuk maintenance-nya. . Sayangnya, pasar tidak siap untuk mesin kompleks pada saat itu.


The V-Twin Cylinder Motorcycle Engine:

Tata letak Dua silinder  di mana silinder membentuk “V” pada suatu sudut dengan blok transmisi.

Mesin  V Twin  dirancang dalam jumlah yang berbeda derajat (diukur dari tengah setiap piston untuk piston), semakin jauh terpisahkan  sudut  mesin semakin halus daripada menjadi tanpa kehilangan keuntungan atas desain V  Kembar yang sempit. Tentu saja, semakin besar sudut V-Twin semakin panjang (dan besar) dalam ukuran (tetapi tidak semakin melebar).

Mesin V-Twin memiliki banyak keuntungan seperti: berat  rendah, kesederhanaan, torsi tinggi, dan mampu memberikan rentang RPM yang baik. V-Twin juga memiliki beberapa kelemahan juga seperti: tenaga kuda  dan kecepatan puncak lebih rendah dibandingkan dengan mesin multi-silinder lebih dari 3 , dan pada sudut V tertentu dapat memiliki vibrasi yang tinggi. Sudut 90 derajat memiliki vibrasi terendah.

V4 (Four) Cylinder Motorcycle Engines:

Sebuah kemajuan pada desain V-Twin untuk menghapus kekurangan yang melekat seperti getaran, kecepatan dan tenaga kuda. V-Empat adalah mesin yang baru dikembangkan (awal 1980-an) dan keuntungan yang ditawarkan sendiri seperti pengendaraan lebih halus, lebih banyak torsi dan tenaga kuda, dan kompleksitas sedikit daripada Line In-4/6 dan mesin Boxer.

Boxer Two Cylinder :

Dua-silinder mesin Boxer Twin menawarkan tingkat yang jauh lebih baik dari kehalusan selama mesin 45o Twin V-Twin dan Paralel, dan kompromi antara keduanya dalam hal RPM tinggi dan torsi kurang.
Kerugian adalah kedua kepala silinder menonjol di kedua sisi mesin, sehingga jarak cornering berkurang dan jauh lebih rentan terhadap kerusakan.

Boxer Four Cylinder :

Sejak tahun 1950-an, Boxer Empat adalah penerus Twin Boxer dalam kinerja dan kehalusan yang  lebih ditingkatkan. Dengan 2 silinder menentang di kedua sisi mesin desain yang jauh lebih cocok untuk touring daripada sport (karena batas-batasnya menikung) tapi digunakan untuk keduanya. Empat Boxer menawarkan banyak keuntungan dari  In-Line tetapi mengorbankan RPM yang lebih tinggi dan sempitnya desain untuk kelancaran.  Lebih kompleks, sulit untuk menemukan aftermarket parts dan mahal untuk perawatan , sehingga popularitas mereka berkurang.

Sebagian besar ditemukan pada sepeda motor BMW dan Goldwing Honda sepeda motor touring tapi sulit untuk menemukan sepeda motor baru hari ini.

Boxer Six Cylinder :

Tampaknya sejarah berulang dengan pengenalan lain mesin 6 silinder 20 tahun yang lalu (lihat Honda Inline-Enam) dan tingkat kompleksitas tinggi masih ada di mesin ini. Seperti Inline Enam, mesin ini ditujukan untuk pasar Touring (dan kapal penjelajah listrik juga), apakah konsumen akan siap untuk itu? Sejauh ini setelah 4 tahun produksi, tampaknya ya.

Saat ini produsen  yang menawarkan mesin ini adalah Honda. Jadi bagian yang mahal serta pemeliharaan  juga sangat berat. Tapi untuk tur jarak sangat panjang, Anda tidak dapat menemukan mesin yang lebih halus di pasar. Keuntungan dari Enam Boxer banyak, jumlah tinggi torsi dan tenaga kuda, rentang RPM yang baik dan kehalusan seperti’ kaca’. Mereka hanya dibuat dalam ukuran yang SANGAT besar (1500cc) sekarang. http://www.totalmotorcycle.com/

Ringkasan saya :

Berikut bagan singkat macam konfigurasi mesin :

Kelebihan dan kekurangan mesin tunggal dan multi-silinder :

Mesin Silinder tunggal :
– Sederhana
– Torsi lebih penting dari power
– Lebih ringan
Kekurangan :
– RPM terbatas
– sulit mencapai mesin yg halus
– Vibrasi besar

Mesin Inline :
– Torsi seperti tunggal, tapi RPM lebih tinggi
– Power lebih besar
– Jauh lebih halus dari tunggal
Kekurangan :
– kompleksitas
– berat
– kurang torsi pada RPM rendah

Mesin V :
– Halus
– Tidak perlu tempat luas
– Torsi tinggi pada range RPM yg luas
Kekurangan :
– Kompleks
– Vibrasi yg dipengaruhi sudut mesin

Mesin Boxer :
– kehalusan dan performa mesin terbaik (touring)
– kompromi RPM tinggi dan Torsi yg baik
Kekurangan :
– Cornering terbatas
– Mengorbankan RPM tinggi
– Kompleks dan mahal.

demikian.. (gianluigimario)

60 hari jadi blogger papan bawah..

Nggak kerasa, sejak 1 januari (pas tahun baru), hingga hari ini sudah 60 hari saya ikut2an rekan-rekan buat blog.. Alhamdulillah. Kalau bukan atas karunia Allah dan dukungan para rekan, rasanya saya nggak mungkin eksis.

Dulu sempat pesimis, dengan kemampuan saya yang lemah dan pas2an, bisakah saya membuat sesuatu yang berarti. Namun dengan mencoba dan sembari mengucap bismillah, gubuk kecil ini masih bisa berdiri.

Sejak hari pertama, topik yang saya usung itu dua :
– Mengambil hikmah/ kebaikan sesuatu, dan
– Menyalurkan hasrat menulis otomotif.
Coba kita lihat kembali hari pertama maka dua tujuan ini telah terlingkupi. Untuk tujuan hikmah, saya mencoba mengambil pelajaran dari lagu Tuhan-nya wali sebagai postingan pertama, lalu Cewek dan motorsport menjadi artikel otomotif pertama saya, juga pada hari itu.. Alhamdulillah..

Prinsip utama blog ini adalah belajar dan berbagi.
Karena yg punya warung ini masih banyak kelemahan disana dan disini, tanpa memiliki satupun keahlian yang berarti, maka untuk itulah LearningFromLives terus belajar… apa yang saya peroleh dari belajar, itu sedapatnya saya bagi..
Bila ada kekurangan dalam prosesi belajar, yang kurang berkenan mohon dimaafkan.. 😥 Bila ada kekeliruan dalam berbagi, mohon keikhlasannya 🙂

Atas dukungan para sahabat blogger yang lain, saya mengucapkan banyak terimakasih karena mengingatkan, memperbaiki, menambahi, bahkan mencela.. itu membangun sekali buat kedepannya Blog ini.
Kalau tanpa atensi panjenengan, tulisan dan pendapat saya takkan banyak berarti.. 😛

Dalam 2 bulan itu, LearningFromLives blog telah mencapai :
– 200 an post. (50-an otomotif /25% dari keseluruhan)
– 1500an koment (dari anda)
– 102 spam nyasar
– 27rb an views (7rb januari, 20rb februari)
– 34 follow (44 total).
Tentu catatan tersebut hanya kecil saja, bukan luarbiasa namun tak membuat saya lupa berterima kasih kepada yang telah memberi apresiasi buat saya. Berarti sekali dukungan itu buat gubuk kecil ini, seperti apapun rupa support-nya.

Saya akan berupaya memperbaiki apa yg kurang dari blog ini, dan terus produktif  menelurkan pemikiran enteng, analisa ringan, atau prediksi ngawur saya yang semoga berguna buat semua.

Singkatnya, gubuk kecil ini memang penuh kekurangan, namun insyaAllah akan terus berkarya.
Sengawur apapun pemikiran saya, seringan apapun analisa, atau se-nggak mutu apapun komparasi saya, itu semua akan saya keluarkan dan biar sampean-sampean yang menilai.

Maturnuwun, dan semoga berguna..

Wasallam
Gianluigimario.

Komparasi P200NS dan YZFR15 V2.0 : sama-sama panas

Kalau disurvey, mungkin p200ns dan r15v2.0 merupakan motor2 yang paling diharapkan ada diindonesia. cmiiw
Oleh sebab itu gubug kecil ini ingin membandingkannya.. hehe.

Mari lihat tabel berikut :

Meski sama-sama SOHC 4valve, kubikasi keduanya terpaut 50cc. Oleh sebab itu dapat dimaklumi kalau power maupun torsi R15 jelas bukan tandingan P200ns (ato sebaliknya 🙂 )
Power R15 hanya sekitar 70% dan torsinya 80% dari P200NS.

Melihat komposisi bore vs stroke dua mesin ini, karakternya jelas lain. P200Ns tipe ‘big bore’ yang mantap tenaganya dan R15 jenis ‘long stroke’ yg putaran bawah/ akselerasinya sip cmiiw.

Desain??? agak berbeda karena jagoan yamaha full fairing, sedangkan andalan bajaj itu naked. kalau soal mana yg bagus tentu tergantung siapa yg ditanya, alias subjektip 😛

Peluangnya di indonesia gimana?
Anggap aja P200NS keluar Juni dan R15V2.0 brojol sktr Nopember (mgk dinamai berbeda). Maka faktor yg memecah konsumen barangkali adalah :
– Kalau yang mau value for power bagus -> p200
– penggemar Vixion yang mau update -> R15
– desain fresh dan tajam -> P200
– Mau keren full fairing -> R15
– Tertarik dengan revolusi bajaj ->P200
– Sudah percaya sama Yamaha -> R15
– Teknologi tiga busi yang fenomenal -> P200
– Yakin dengan Injeksi  dan mau rasain 6speed Yamaha-> R15
dsb..dsb.. blabla..blablabla.. 😛

Kesimpulan singkatnya, imho meski kubikasi beda tapi pasar yg diperebutkan relatif sama, kecuali jika R15 pasang harga diatas 30jt 😯  alamat menyasar premium.
Tapi pilihan konsumen akan tergantung apa yg diprioritaskan.
Kalau cenderung tenaga mesin dan desain baru dg harga lumayan, P200NS jawabnya. Mau merasakan more powerfull vixion, fairingan dan pake 6-speed tebus aja tuh R15.. hehe

Sampean sendiri, suka yang mana?
monggo (gianluigimario)

Lebih mungkin kalo Yamaha 250 bukan Fazer, dan nggak dibawah 30juta. Kenapa? Ini analisa ringannya

Warung ini tertarik dengan obrolan di tempat TMCblog soal Yamaha 250CC. Learning from lives telah menulis topik serupa seminggu lalu. Apalagi dengan pendapat Kang Haji soal Fazer250 yang bisa jadi akan dibawa ke Indonesia dan disebut berharga 25~26juta. Sebenarnya saya sependapat, tapi rasanya kok lebih kuat kemungkinan  kalo Mesin tersebut bukan Fazer.. dan nggak akan berharga ‘semurah semeriah’ itu..

Ini imho lho ya..

Untuk memulai diskusi, mari melihat kembali tabel dulu :

Saya berargumen dari 3 alasan :
1. Teknologi 4-stroke SOHC Fazer lumayan jadul.
2. Mesin Fazer Inferior secara power dibanding kompetitor
3. Harga nya jauh dibawah ketiga ‘calon lawannya’.

Pertama soal teknologi. Kalau Fazer 250 brojol disisni  beberapa tahun yang lalu, katakan 2006/7  misalnya, saya setuju Fazer akan mendapat tempat yang istimewa. Namun bila sekarang dia keluar, ditengah kehadiran Ninja, CBR250, atau Inazuma yang DOHC atau 2 cilinder, Fazer terlihat paling wagu..
Saya kira imho, Yamaha bakal menyamai paling tidak, atau melebihi teknologi ketiga pendahulunya, kalau memang berniat sungguh-sungguh di kelas seperempat liter. Jadi katakanlah, lebih mungkin mesin itu DOHC, atau dua silinder.. cmiiw

Dua, spek yang lumayan inferior.
Saya pernah baca bahwa prinsip yamaha itu “bukan yang pertama, tapi yang terbaik” atau “semakin didepan“.
Nah bila Fazer dikeluarkan ditengah motor 250 pabrikan lain, jelas dia bukan terbaik dan bukan terdepan, malah bisa jadi paling belakang.. Saya kurang mengetahui seperti apa politik Yamaha biasanya, namun rasanya bukan “menjadi yang biasa atau sedang saja“.
Yamaha Byson mungkin seperti ini, tapi itu karena sudah ada Vixion yang menduduki “terdepan“. imho

Jadi imho, mesin Yamaha mungkin bukan Fazer sekarang karena mesin itu nanggung.. cmiiw

Tiga, soal harga dibawah 30juta.
Saya lumayan setuju bahwa kelas 250 itu membidik pasar premium, jadi harga tentu nggak bisa rendah.. harus ada di Range tertentu, katakan diatas 40jt. kalau dibawah 30jt, pasar Yamaha bukan premium lagi cmiiw..
Imvho, Yamaha lebih pas kalau mengeluarkan mesin yang betul2 setara/melebihi pesaingnya, dengan harga yang tentunya nggak jauh pula. rasanya taktik ini lebih pas, karena kelas premium harus mengutamakan fitur/performa istimewa dengan harga premium pula, bukannya menawarkan mesin tanggung namun diskon harga. Salah kelas kalau taktik ini, imho

Tambahan, bila kita anggap bocoran soal  sudah ada mesin cc besar yg lagi trial di jepang adaalah benar, ini menguatkan perkiraan saya bahwa mesin itu bukan mesin lama.. Kalau Fazer250 yang mau dikeluarkan disini, bukankah tidak perlu trial lagi..

Akhir kata, ini hanya pendapat saya bahwa mesin Yamaha 250cc bukan Fazer 250 tetapi mungkin suatu mesin dohc, atau dua silinder hehehe. kalau nantinya keliru? maklumlah kan analisanya ringan saja :mrgreen:
Harapan saya sih modelnya nggak jauh dari Ninja atau CBR dan khas yamaha, kan kelas premium harus beridentitas!

Piye pendapat panjenengan semua? monggo (gianluigimario)

Komparasi CBR150 dan Scorpio, kapasitas cuma 66% tapi power 98% sama..

Salah satu artikel khas warung ini, yaitu komparasi tabel mesin dengan ulasan ringan.
Kok cuman ringan? yahhh mampunya warung ini sampai segitu, kalo yang ulasan kelas berat ya yang mampu cuman blogger papan atas macam Kang taufik, pak Tua, ato mbah dukun..
Sesuai kapasitasnya lah :mrgreen:

Nah sekarang mau saya kompare antara CBR150 dan Scorpio2011.
Kan beda jauh toh? iya, tapi kan powernya nyaris setara, jadi sdikit ‘dipaksa’ bolehlah.. 😛

.

.

.

.

mari mengawali dari melihat tabel..

Soal  kubikasi, CBR memang cuman 66 % dari si Pio, namun power yang mampu di keluarkan nyaris setara , 98% dari tombak yamaha itu. Meski RPM untuk mencapai itu beda 2000, karena CBR perlu bergasing di 10.500 untuk mengeluarkan tenaga puncak. untuk urusan Torsi CBR harus takhluk, karena tertinggal 5Nm dari pesaing ini.

Darimana asalnya power yang nyaris sama tersebut padahal kubikasi 2/3-nya? Secara teknologi jelas kalajengking bertekuk lutut. DOHC, liquid cooled, Injection, full transistorized jelas jauh lebih canggih. Tapi masak itu yang bikin efisiensi power?
Transmisi CBR memang 6-speed, namun itukah yang buat powernya seimbang? rasanya bukan (cuman ) itu .. imho
Apa karena CBR tipe “big bore”? lah si pio juga sama kok, liat aja diameter pistonnya yang besar.. cmiiw

Apalagi ya jawabannya? hehe nggak tahu pasti karena saya bukan lulusan mekanik 😛

Barangkali kalau boleh berspekulasi, maka perkiraan saya adalah power yg sama tersebut datang dari DOHC yg dipadu dengan Injection yg efisiensinya lebih sempurna, ditambah dengan suatu rancangan mekanisme khusus di transmisi mesin honda yang lebih mantab.. imho. Yang pasti secara berat relatif sama 🙂

Hal yang bisa kita ketahui dengan mudah adalah, harganya tidak sama yang terpaut sekitar 10juta, meski CC lebih kecil.
Lazim? tentu saja, karena CBR memang kelas premium.. hehe 😛 ada segmen nya sendiri. laris atau tidaknya tentu soal yang relatif.. 🙂

Sampean tahu darimana asalnya power yg menyamai tersebut?
monggo.. (gianluigimario)

Doa Nabi untuk Utsman

Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu berkata, “Kami pernah bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu perang, lalu pasukan kaum Muslimin mengalami kesulitan, hingga saya melihat kemalangan di wajah kaum Muslimin, dan kebahagiaan di wajah kaum munafik, dan ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat kondisi itu, beliau bersabda,

لاَ تَغِيْبُ الشَّمْسُ حَتىَّ يَأْتِيَكُمُ اللهُ بِرِزْقٍ

Demi Allah, tidaklah akan tenggelam matahari ini, hingga kalian mendapatkan rezeki dari Allah.

Lalu, Utsman radhiallahu ‘anhu mengetahui hal tersebut dan membeli empat belas tunggangan unta berisi makanan lalu dia mempersembahkan sembilan dari tunggangan tersebut kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat hal itu, beliau bersabda, “Gerangan apakah ini?”

Para sahabat berkata, “Utsman yang telah mengirimnya kemari, lalu terlihatlah kebahagiaan di wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kemalangan di wajah kaum munafik, lalu saya melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya hingga terlihat putihnya kedua ketiak beliau untuk mendoakan Utsman dengan suatu doa yang belum pernah saya dengar beliau berdoa untuk seseorang sebelumnya dan setelahnya dengan doa tersebut, beliau berdoa,

اَللّهُمَّ اعْطِ عُثْمَانَ، اَللّهُمَّ افْعَلْ بِعُثْمَانَ

Ya Allah, berilah Utsman. Ya Allah, berbuat baiklah terhadap Utsman.
(HR Thabrani dan Ibnu Asakir dari Abu Mas’ud.)

Catatan kecil :

– Utsman radhiallahu anhu adalah salah satu sahabat dekat Nabi yang dermawan dan suka bersedekah, bahkan ketika tidak ada yang bersedekah.. sepatutnya ini menginspirasi kita mencontoh kemurahannya.
– Kita dianjurkan membalas kebaikan seseorang dengan mendoakannya.
– Utsman itu seorang yang istimewa di pandangan Nabi shalallahu alaihi wasallam.

  Demikian, semoga berguna.. (gianluigimario)

Bukan Cinta (yang) Biasa

Afgan suaranya memang luar biasa, saya menyukai kekhasan-nya. Satu lagunya yg romantis dan terbaik , bolehjadi adalah Bukan Cinta Biasa, karya Beby romeo. Sountrack film dengan judul yg sama ini sangat mantap garapan musiknya.

Kalau boleh diterjemahkan dengan bebas, sebenarnya lagu ini sangat dalam dan inspiratif maknanya, tak kalah dari aransemennya.. Nah beginilah terjemahan bebas saya:

Kali ini kusadari Aku telah jatuh cinta
Dari hatiku terdalam Sungguh aku cinta padamu
Cintaku bukanlah cinta biasa Jika kamu yang memiliki
Dan kamu yang temaniku seumur hidupku

Terimalah pengakuanku Percayalah kepadaku
Semua ini kulakukan Karena kamu memang untukku
Cintaku bukanlah cinta biasa Jika kamu yang membenahi
Dan kamu yang temaniku seumur hidupku Seumur hidupku

Kuncinya hanya satu : dari hati terdalam

Menurut saya kalau kita jatuh cinta dari hati terdalam, maka dengan sendirinya menjadi bukan cinta biasa.. Kalau sudah membuka hati terdalam, potensi cinta sungguh luarbiasa.

Diterima atau tidak pengakuan kita, kalau memang berasal dari hati terdalam maka jawaban itu tidaklah begitu penting. Ketika yakin bahwa ia dicipta untuk kita, maka kebersamaan hanya masalah waktu.. Apa tandanya? wah saya kurang ahli, namun tentu kita masih harus berupaya memperjuangkannya.. 😛

Perjuangan itu sendiri adalah minuman yang nikmatnya tak terlukis meski terkadang kenyataan apa yg kita minum pahit tak terperi.

Bila orang yang terpilih itu kita cinta dari hati terdalam, ia akan mampu membenahi kita..menyempurnakan kita. Meski ia bukan orang luar biasa, dengan cinta maka ia lebih dari manusia luarbiasa.

Terpenting adalah cinta dari hati terdalam itu mengantarkan menuju Cinta kepada Tuhan.. bila memang asalnya dari hati, cinta itu akan menuju fitrahnya yakni menuju sang MahaSuci.. Tiada cinta yang lebih sempurna dari cinta ini.

Singkatnya, lagu ini menyampaikan bahwa cinta dari hati terdalam itu :
– Bukan cinta biasa, namun berpotensi luar biasa
– Keyakinan yang kukuh akan menguatkan perjuangan kita
– cinta hati terdalam  itu menyempurnakan pencintanya
– Mengantar menuju cinta kepada Sang Pencipta..

Entah penjelasan saya yang terlalu rumit, atau memang cinta ini begitu sukar dijabarkan namun percayalah kita akan mudah memahaminya kalau sudah mengalami sendiri. Dengan satu catatan : dari hati terdalam..

Demikian.. monggo(gianluigimario)

Kalau punya 20~30jt, inilah 7 motor favorit di pikiran saya..

Sedikit berangan boleh ya? Seandainya diberi rejeki punya uang 20~30jt motor mana yang paling sampean sukai? Pilih apa..

Kalau saya pribadi, alias imho, berikut 7 motor (sport) yg ada di tabel saya :
1. Vixion          3.CBR150 old       5.Updated Vixion       7. CBR150 New
2. Scorpio        4.Honda teralis   6.Sport suzuki150cc

:mrgreen: hahaha..
diantara 7 motor tersebut, nomer 4,5,dan 6 belum ada wujudnya.. wkwkw.
ayo mulai periksa satu persatu aja.

1. Vixion.
Ini motor saya sekarang, dan saya lumayan suka serta cukup puas dengannya. 2 tahun menemani saya kemana-mana, saya tahu karakternya, performa, dsb..
Lha kok ada di daftar? 😛 maksudnya, kalau ada kesempatan beli baru yah beli Vixion lagi aja biar tahunnya muda lagi. Saya mgkin nggak seberapa romantis, jadi nilai historis adalah kesekian, heheehe.

2. Scorpio.
Bukan saya FBY, karena di tujuh daftar ada 4 produk non yamaha. Namun saya suka Scorpio karena powernya.. itu aja.
Mungkin sasisnya bermasalah, bodinya gendut, atau borosnya lumayan namun tak menutupi kekuatan mesinnya yang saya suka hehehe 😀
Oleh sebab itu, ia ada dijajaran teratas.. 🙂

3. CBR150 old.
Kalau ada yg kurang saya suka dari vixion, itu cuman karena ia belum DOHC sehingga terasa powernya kurang beringas imho. Nah kekeurangan itu tertutup dg sempurna pada CBR150. Sayangnya CBR yg dulu sudah nggak diproduksi, dan dulu mahaaal betul (nyampe 38juta) jadi nggak bisa beli yang lama.. (nggak cukup budget/kere)
Saya  pikir kalo sekennya antara 25-30 jt, saya masih sedikit mampu hehe

4,5,6 Honda ‘teralis’, Vixion Updated, suzuki 150 sport(kalo ada).
Karena wujud motor2 ini belum ada, maka tidak mungkin dibahas panjang. hehe
Untuk Honda, kalo rumor benar saya cuman suka dia DOHC jadi lumayan secara tenaga.
Vixion yg baru meski tetap SOHC pun lumayan apalagi kalau diupdate sehingga lebih fresh mesinnya, more powerfull atau 6speed wah semakin didepan 🙂 .. RDB atau body makin yahud bisa jadi nilai lebih.
Suzuki??? memang saat ini tidak ada, dan tampaknya nggak bakalan ada namun kalau suatu saat ada yg setara FXR dan berbaju sport, bakal jadi value yg luar biasa.. 😛 imho

(7. CBR150New.)
Ini meleset secara budget diluar range, jadi yah bisa dikatakan tambahan saja.
Kalau ada yg ngasih pinjaman 3jt (kurangannya yg 30jt tadi), boleh jadi motor ini masuk nominasi.. hehe
Kelebihannya semua sudah pada tahu, dan berhubung diluar range 20~30jt, yah nggak perlu saya jelaskan. 🙂

Barangkali inilah tabel ringkasannya..

Nah kalau sampean yang punya uang 20~30 juta, mau motor apa???
Silahkan dishare.. (gianluigimario)

Belajar bagian dalam mesin motor ..

Mesin sepeda motor bekerja dengan cara yang sama dengan mesin mobil . Mereka terdiri dari piston, blok silinder dan head, yang berisi katup (valve). Piston bergerak naik dan turun di blok silinder, didorong oleh ledakan dari campuran bahan bakar dan udara yang telah dinyalakan oleh percikan api (busi) .

Katup membuka dan menutup untuk memungkinkan campuran bahan bakar dan udara masuk ruang bakar .  Piston bergerak naik-turun, memutar poros engkol (crankshaft) , yang mengubah energi dari piston menjadi gerak putar.

Kekuatan putar poros engkol ditransmisikan ke roda belakang sepeda motor setelah melalui “bak transmisi”.

Simpelnya : Energi dorongan dari hasil pembakaran, diubah menjadi gerak lurus oleh turun-naiknya piston. Kemudian gerak lurus ini diubah menjadi gerak putar (karena roda membutuhkan gerak putar, bukan lurus) oleh poros engkol. Pada akhirnya setelah melalui transmisi dan rantai/CVT, gaya ini menggerakkan roda.

Energi ledakan-> gerak lurus piston-> gerak putar poros engkol-> transmisi-> roda

(gianluigimario)