Nabi Sulaiman dan Kuda terbang.

Sulaiman `alaihis salam begitu cintanya kepada kuda untuk digunakan jihad di jalan Allah. Beliau memiliki kuda-kuda yang kuat, cepat dan bersayap. Kuda-kudanya berjumlah 20 ribu. Ketika ia memeriksa dan mengatur kuda-kuda tersebut, ia ketinggalan shalat Ashar karena lupa, bukan di sengaja.

Saat ia mengetahui bahwa ia ketinggalan melakukan shalat karena kuda-kuda tersebut, ia pun bersumpah, ‘Tidak, demi Allah, janganlah kalian (kuda-kudaku) melalaikanku dari menyembah Tuhanku.’ Lalu beliau memerintahkan agar kuda-kuda itu disembelih. Maka beliau memukul leher-leher dan urat-urat nadi kuda-kuda tersebut dengan pedang.

Ketika Allah mengetahui hamba-Nya yang bernama Sulaiman menyembelih kuda-kuda tersebut karena Diri-Nya, karena takut dari siksa-Nya serta karena kecintaan dan pemuliaan kepada-Nya, karena dia sibuk dengan kuda-kuda tersebut sehingga habis waktu shalat. Sebab hal tersebut, Allah lalu menggantikan untuknya sesuatu yang lebih baik dari kuda-kuda tersebut, yakni angin yang bisa berhembus dengan perintahnya, sehingga akan menjadi subur daerah yang dilewatinya, perjalanannya sebulan dan kembalinya juga sebulan.Dan tentu, ini lebih cepat dan lebih baik daripada kuda.

Karena itu, benarlah sabda Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam,

إِنَّكَ لاَ تَدَعُ شَيْئًا إِتِّقَاءً لله تَعَالَى إِلاَّ أَعْطَاكَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرًا مِنْهُ) رواه أحمد و البيهقي)

Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena takut kepada Allah kecuali Allah akan memberimu (sesuatu) yang lebih baik daripadanya.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi, hadits shahih).

Pelajaran : 

Beberapa hikmah kisah ini adalah
* Jangan sampai sesuatu urusan (sepenting apapun) melalaikan dari shalat.
* Bolehnya mencintai kendaraan, yang membantu ibadah kepada Allah.
* Cinta kepada Allah harus melebihi kepada apapun selainNya.
Nabi Sulaiman menyembelih kuda yang begitu dia cintai karena cinta kepda Allah, dan takut kecintaannya kepada kuda akan melalaikannya dari Allah.
* Allah tidak akan menyiakan orang yang mencintaiNya..

Demikian, monggo dishare..


 

22 thoughts on “Nabi Sulaiman dan Kuda terbang.

  1. raden ikhwan says:

    andai ada pegasus ya, pengen naik di punggungnya… 🙂
    nice share bro, saya setuju mengenai cinta kepada rabb

  2. Aa Ikhwan says:

    ada balasan yg indah dan setimpal untuk orang2 yg bertakwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala

  3. turut menyimak bro
    btw mau tanya kuda terbangnya mana 😀

  4. Kulingeblog says:

    Setuju… jgn terlena yah sob…

  5. afan says:

    ada sumbernya ga soal nyembelih kuda?ya biar ada footnote gitulah.

    tp apa salahnya kuda? yg lalai kan bukan kuda. kuda jg ciptaan 4jji swt. tdk ada sia2 semua ciptaan 4jji swt. sampe kecoa, nyamuk, tikus semua diciptakan dgn manfaatnya.

    kenapa manusia kalo salah tdk mengakui saja kesalahannya, ga usah cari kambing merah eh hitam

    • wah ane kagak tahu, cuman cerita ini menurut salah satu riwayat saja.
      soal benar tidaknya ane kurang tahu.. mmg menurut ali imran 191 ” Robbana ma kholaqta hadza bathila ” (Tuhanku, tidak ada yg Engkau cipta sia-sia).
      Tetapi kalaupun cerita nabi sulaiman memang benar menyembelih kuda, itu juga tentu ada hikmahnya pada setiap perbuatan nabi-nabi..
      seperti halnya Ibrahim alaihissalam kala menyembelih ismail alaihissalam, apa boleh menyembelih anak ? tidak apa ismail bersalah? tidak.. tetapi kalau Allah menghendaki ceritanya demikian, ya terserah Dia.. Ibrahim dan Ismail juga sangat rela, meski Ayahnya amat mencintai anaknya..
      apalagi hanya sekedar kuda bagi sulaiman..
      Kita ambil hikmahnya saja.. 🙂

  6. gogo says:

    kirain ada kisah petualangan nabi naik pegasus..

  7. afan says:

    ada di surat As-Shaad, ayat 30-33, tepatnya di ayat 33
    ——————-
    “Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesunguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya)* (Ingatlah) Ketika dipertunjukan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore.* Maka dia berkata, “Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan.”* “Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku.” Lalu ia potong kaki dan leher kuda itu. (QS Shaad 38:30-33)

    • syukron mas..
      mengingatkan saya,, kalo gitu riwayat diatas hanya menguatkan atau menjelaskannya..
      mmg Nabi sulaiman keliru krn lalai, tetapi beliau mengaggap kecintaan akan kuda tersebut yg melalaikan maka beliau menyembelihnya agar tak terulang kembali. Soal hukum saya kurang ahli, namun kalau perbuatan tersebut keliru niscaya di tegur oleh Allah..
      kalau sudah ada di Quran insyaAllah ada hikmah yg ingin Allah sampaikan.. wallahu’alam bisshawab..

  8. REC*303 says:

    Berarti pegasus musnah ditangan nabi Sulaiman AS

  9. david gunawan putra says:

    wiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii mantap

  10. sadfaq says:

    aneh neh ceritanya, masak gini kata2nya:
    “Ketika Allah mengetahui hamba-Nya yang bernama Sulaiman menyembelih kuda-kuda tersebut karena Diri-Nya, karena takut dari siksa-Nya serta karena kecintaan dan pemuliaan kepada-Nya, karena dia sibuk dengan kuda-kuda tersebut sehingga habis waktu shalat. ”

    minta tolong sumbernya darimana gan? makasih

  11. ANUGRAH says:

    Y SYUKUR LAW PADA PAHAM AMIIIN. . .

  12. charly says:

    bagus sekali kudanya

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s