Keistimewaan Umar

Khalifah Umar al Faruq Radhiallahu anhu adalah salah satu shahabat Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yang utama setelah Abu  Bakar. Beberapa keistemewaan beliau yaitu :

* Berlimpahan ilmu

Hadis Ibnu Umar r.a: Diriwayatkan daripada Rasulullah s.a.w, baginda bersabda: Ketika aku sedang tidur aku bermimpi melihat sebekas susu yang dihidangkan kepadaku. Aku meminumnya sehinggalah aku dapati zatnya memasuki kuku-kuku aku, kemudian aku berikan lebihan aku itu kepada Umar bin Al-Khattab. Mereka bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana pentafsiran kamu mengenai mimpi tersebut. Rasulullah s.a.w berkata: Itulah ilmu. Shahih Muslim : 4404

*Dibangunkan Istana di surga

Hadis Abu Hurairah r.a: Diriwayatkan daripada Rasulullah s.a.w, baginda bersabda: Aku bermimpi berada di dalam Syurga, tiba-tiba aku melihat seorang perempuan mengambil wuduk di tepi sebuah istana, lalu aku bertanya: Untuk siapakah istana ini? Para Malaikat menjawab: Kepunyaan Umar bin Al-Khattab. Aku teringat akan kecemburuan Umar lalu aku pun berlalu dari situ. Abu Hurairah berkata: Umar menangis di dalam majlis itu dan kami semua berada di situ bersama Rasulullah s.a.w. Kemudian Umar berkata: Demi ayahku! Apakah aku harus cemburu kepadamu wahai Rasulullah!.  Shahih Muslim : 4409

*Ditakuti Syaitan

Selengkapnya

TRIAD : jika cinta Allah.

Sebuah lagu produksi Republik Cinta yang mendalam. Lepas dari apapun yang dibicarakan orang tentang Ahmad Dhani, saya gak ikutan karena saya cuma concern dengan lagunya saja dan hikmah didalamnya.. bukan tentang fanatik sama orangnya 😀

pernahkan kamu merasa bahagia
di saat kamu ada bersama kekasih hatimu
jauh pun terasa dekat, sakit pun terasa nikmat
hidup pun seperti bersama malaikat

badai hanya serasa seperti hujan
terik matahari seperti sejuk saja
tak ada masalah

takkan ada derita bila isi hatimu
penuh dengan rasa cinta, cinta kepada Allah
takkan ada air mata jika isi hatimu
penuh dengan rasa rindu, rindu kepada Allah

pernahkah kamu merasa damai
saat sang kekasih ada selalu di sisimu setiap waktu
caci maki serasa seperti puji-pujian
dan suara sumbang sepertinya merdu 

Yang mana bagian yang mendalam ? hampir semuanya, tetapi yang sarat makna adalah yang berikut ini :

Selengkapnya

Umar Ibnu Khattab masuk islam.

Kisah yang membuat mata saya berkaca-kaca..

Umar gelisah tak bisa tidur malam itu. Ia kemudian keluar rumah. Purnama bersinar terang menerangi jalan-jalan kota Mekah yang sepi. Sejenak, Umar melihat seorang berjalan perlahan mendekati Ka'bah. Langkahnya begitu teratur, agak perlahan sebab jalan memang sedikit terjal. Orangnya berperawakan sedang, tidak tinggi, juga tidak pendek. Namun, berkesan ada kekuatan mengelilinginya. Umar segera tersadar, orang itulah yang sangat dibencinya. Orang yang telah membawa banyak problema bagi masyarakat Mekah akibat ajakannya pada Agama baru. Orang yang telah menantang tetuhanan yang telah mereka sembah sejak beberapa abad. Bahkan dengan gamblang orang tsb menyebut itu sebagai tuhan-tuhan palsu. Dan lebih lagi, ia justru mengajak pada Tuhan yang Satu. Orang yang telah memecah belah bangsa Quraish, memisahkan antara anak dan orang tua, menimbulkan perang antar saudara, penyebab bercerainya suami dan istri. Umar naik pitam. Tapi mencoba menahan diri. Ia berfikir, mestinya ada perhitungan dengan Muhammad, paling tidak agar da'wahnya berjalan tersendat.

Pagi sebelumnya, Umar berjumpa Ummu Abdullah, sepupunya sendiri. Ia mendapatinya sedang dalam persiapan hijrah ke Abisinia. Umar sempat berucap
"Engkau juga akan pergi?"
"Ya!", sahut Ummu Abdulah. "Umar! Engkau telah menyulitkan kehidupan kami", sambung Ummu Abdullah. "Satu-satunya celah menurutmu, hanya karena kami mempercayai Allah."

Umar terdiam, sebab ia sendiri tak punya alasan tepat untuk membenci sepupunya itu. Perasaan sedih juga merasut dalam dadanya, meyaksikan beberapa anggota klannya sediri meninggalkan Mekah. Tak sadar, Umar berucap menimpali kata-kata Ummu Abdullah
"Mudah-mudahan Tuhan bersamamu"

Selengkapnya