Keistimewaan Umar

Khalifah Umar al Faruq Radhiallahu anhu adalah salah satu shahabat Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yang utama setelah Abu  Bakar. Beberapa keistemewaan beliau yaitu :

* Berlimpahan ilmu

Hadis Ibnu Umar r.a: Diriwayatkan daripada Rasulullah s.a.w, baginda bersabda: Ketika aku sedang tidur aku bermimpi melihat sebekas susu yang dihidangkan kepadaku. Aku meminumnya sehinggalah aku dapati zatnya memasuki kuku-kuku aku, kemudian aku berikan lebihan aku itu kepada Umar bin Al-Khattab. Mereka bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana pentafsiran kamu mengenai mimpi tersebut. Rasulullah s.a.w berkata: Itulah ilmu. Shahih Muslim : 4404

*Dibangunkan Istana di surga

Hadis Abu Hurairah r.a: Diriwayatkan daripada Rasulullah s.a.w, baginda bersabda: Aku bermimpi berada di dalam Syurga, tiba-tiba aku melihat seorang perempuan mengambil wuduk di tepi sebuah istana, lalu aku bertanya: Untuk siapakah istana ini? Para Malaikat menjawab: Kepunyaan Umar bin Al-Khattab. Aku teringat akan kecemburuan Umar lalu aku pun berlalu dari situ. Abu Hurairah berkata: Umar menangis di dalam majlis itu dan kami semua berada di situ bersama Rasulullah s.a.w. Kemudian Umar berkata: Demi ayahku! Apakah aku harus cemburu kepadamu wahai Rasulullah!.  Shahih Muslim : 4409

*Ditakuti Syaitan

Hadis Saad r.a katanya: Umar meminta kebenaran daripada Rasulullah s.a.w untuk menemui baginda s.a.w. Pada ketika itu, beberapa orang wanita Quraisy sedang berbincang dengan Rasulullah s.a.w dengan suara yang tinggi. Apabila mendengar suara Umar meminta izin wanita-wanita itu berlari menuju ke balik tabir. Rasulullah s.a.w mengizinkan Umar masuk. Rasulullah s.a.w tersenyum ketika melihat beliau. Umar berkata: Semoga Allah memanjangkan usiamu wahai Rasulullah! Rasulullah s.a.w berkata: Aku heran dengan wanita-wanita yang berada di sampingku itu, apabila terdengar suaramu mereka berlari menuju ke balik tabir. Lalu Umar berkata: Wahai Rasulullah! Engkaulah orang yang paling berhak untuk di takuti. Umar berkata kepada wanita-wanita yang bersembunyi itu: Wahai wanita-wanita yang menjadi musuh diri sendiri, adakah kamu merasa takut kepadaku tetapi tidak takut kepada Rasulullah. Mereka menjawab: Benar, kareana tingkah laku dan pertuturan kamu lebih kasar daripada Rasulullah. Rasulullah s.a.w bersabda: Demi Zat aku yang berada di dalam kekuasaan-Nya, tidak ada syaitan yang akan melalui jalan yang dilalui olehmu, melainkan mereka berusaha melalui jalan yang tidak dilalui olehmu. Shahih Muslim : 4410

*Amanah dan Tanggung Jawab.

Pada suatu pagi, Umar terlihat berjalan terengah engah sambil menuntun seekor unta milik baitul maal (harta negara), rupanya unta ini telah terlepas dari penambatnya dan melarikan diri. Seorang penduduk kota Madinah yang keheranan bertanya “Mengapa tidak engkau suruh saja salah seorang anak buahmu untuk menangkap kembali unta itu? Mengapa seorang khalifah sepertimu harus turun tangan sendiri?”. Umar menjawab, “Aku tidak mau nantinya berdiri di hadapan Allah dengan predikat sebagai seorang pemimpin yang telah menyia nyiakan harta rakyat … “

*Pemimpin yang mau di kritik.

Di hadapan rakyat, Umar berkata dalam  pidato pertamanya setelah dilantik menjadi Khalifah “Apakah kalian semua akan mentaati semua keputusanku sebagai khalifah?”. “Wahai Umar, Kami berbaiat (sumpah setia) untuk melaksanakan semua keputusanmu selama engkau berada di jalan Allah dan Rasul-NYA “ rakyat menyambut perkataan Umar. “ … tapi jika aku keluar dari jalan Allah dan Rasul-NYA, apakah yang akan kalian lakukan?”. Seorang laki laki serta merta melompat keluar dari barisan sambil menghunus pedangnya dan berteriak “Wahai Umar, kami akan mengajak engkau untuk kembali ke jalan Allah dan Rasul-NYA, kami akan meluruskanmu kembali dengan pedang ini jika perlu … “

*Hati yang keras tetapi mudah menangis

Umar yang selalu menangis di malam hari untuk berdoa agar masih ada rakyatnya yang tidak takut kepadanya dan masih mau mengingatkan kesalahan kesalahannya. Umar r.a. pernah meminta izin menemui Rasulullah saw. Ia mendapatkan beliau sedang berbaring di atas tikar yang sangat kasar. Sebagian tubuh beliau berada di atas tanah. Beliau hanya berbantal pelepah kurma yang keras.Umar berkata, ”Setelah aku mengucapkan salam, aku lalu duduk di dekat beliau. Aku tidak sanggup menahan tangisku….” Rasulullah Muhammad saw pun bertanya, ”Mengapa engkau menangis wahai Umar?” Umar menjawab, ”Bagaimana aku tidak menangis. Tikar ini telah menimbulkan bekas pada tubuhmu. Padahal engkau Nabi Allah dan kekasih-Nya. Kekayaanmu hanya yang aku lihat sekarang ini. Sedangkan Kaisar Rumawi duduk di singgasana emas dan berbantalkan sutera”. Dengan lembut, Nabi saw pun berkata, ”Mereka telah menyegerakan kesenangannya sekarang juga. Sebuah kesenangan yang akan cepat berakhir. Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan kita untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia seperti orang yang bepergian pada musim panas. Ia berlindung sejenak di bawah pohon, kemudian berangkat dan meninggalkannya. ”

* Disebutkan nyaris berpredikat “Nabi”.

Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya ada nabi sesudahku maka ia adalah Umar bin Khatab”. (H.R Tirmidzi dan Ahmad)

* Pribadi yang sangat sederhana/zuhud

Dari Anas, dia berkata : ”Pada bagian pakaian antara kedua pundak Umar ada tiga buah tambalan.”
Dari Mush’ab bin Sa’ad, dia berkata: Hafshah telah berkata kepada Umar, Wahai Amirul Mukminin, andai saja Anda mengenakan pakaian yang lebih halus dibandingkan dengan pakaian Anda (sekarang ini) dan juga mengkonsumsi makanan yang lebih baik dari makanan yang Anda makan (sekarang ini). (Bukankah) Allah telah melapangkan rezeki dan memberikan banyak kebaikan! ”Umar menjawab, “Sesungguhnya aku akan memusuhimu (kalau terus menganjurkanku melakukan hal itu). Tidakkah kamu ingat bahwa Rasulullah Sholalohu ‘alaihi wasallam senantiasa mengalami hidup yang sangat payah? Begitu juga dengan Abu Bakar?” Umar terus mengingatkan Hafshah hingga akhirnya putrinya itu menangis. Lalu Umar berkata kepadanya, “Ingatlah, demi Allah pasti aku akan menjalani hidupku seperti kehidupan mereka berdua yang sangat sulit! Mungkin saja aku akan mendapatkan kehidupan sejahtera seperti keduanya (di alam berikutnya).” (HR. Ahmad)

Suatu hari Umar bin Khattab RA jatuh sakit. Ia memerlukan madu untuk obat dan mengetahui bahwa di Baitul-mal ada persediaan madu.Namun ia mengurungkan niatnya untuk mengambil madu itu meskipun dia adalah khalifah yang selalu berurusan dengan Baitul-mal. Ia berdiri di atas mimbar seraya berkata, “Aku membutuhkan madu itu untuk obat jika kalian izinkan. Namun jika kalian berkeberatan, madu itu tentu haram bagiku.” Tentu saja para sahabat mengizinkannya.

Suatu waktu Umar RA pernah ditanya tentang apa saja yang halal baginya dari harta Allah, beliau menjawab, “Yang halal bagiku adalah dua perangkat pakaian untuk pergi haji dan untuk persiapan musim dingin. Kemudian makanan untuk kebutuhanku dan keluargaku yang serupa dengan makanan orang Quraisy. Makanan itu bukan yang biasa dimakan orang kaya dan bukan seperti makanan orang miskin. Aku adalah bagian dari kaum muslimin. Bagianku adalah serupa dengan bagian mereka juga.”

*Memiliki banyak karamah,

Diantaranya adalah memberi komando perang saat sedang berkhutbah
Diceritakan bahwa `Umar bin Khattab r.a. mengangkat Sariyah bin Zanim al-Khalji sebagai pemimpin salah satu angkatan perang kaum muslimin untuk menycrang Persia. Di Gerbang Nihawan, Sariyah dan pasukannya terdesak karena jumlah pasukan musuh yang sangat banyak, sehingga pasukan muslim hampir kalah. Sementara di Madinah, `Umar naik ke atas mimbar dan berkhutbah. Di tengah-tengah khutbahnya, ‘Umar berseru dengan suara lantang, “Hai Sariyah, berlindunglah ke gunung. Barangsiapa menyuruh esrigala untuk menggembalakan kambing, maka ia telah berlaku zalim!” Allah membuat Sariyah dan seluruh pasukannya yang ada di Gerbang Nihawan dapat mendengar suara `Umar di Madinah. Maka pasukan muslimin berlindung ke gunung, dan berkata, “Itu suara Khalifah `Umar.” Akhirnya mereka selamat dan memperoleh kemenangan.
Dari berbagai sumber.

7 thoughts on “Keistimewaan Umar

  1. yisha says:

    salut untuk post mu….

  2. Anonymous says:

    nk copy payah la

  3. Anonymous says:

    ohh senang je

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s