Menggunjing dalam hati..

Junaid Rahimahullah menuturkan, “Aku sedang duduk duduk di masjid, lalu aku melihat seorang miskin yang kelihatan bekas ibadatnya mengemis dari orang banyak. Aku berkata kepada diriku sendiri,
Jika orang ini mau bekerja untuk memperoleh rezekinya, Itu akan lebih baik baginya.

Ketika aku kembali ke rumah, maka seperti biasanya, aku mulai melakukan wirid di malam hari, menangis dan shalat, serta amalan amalan lainnya. Tetapi semua wiridku itu terasa memberatkan jiwaku, maka aku tidak dapat tidur, dan hanya duduk duduk saja.

Ketika aku terjaga, kantuk datang kepadaku, aku melihat si pengemis itu. Kulihat orang orang sedang meletakkan tubuhnya di atas sehamparan kain yang lebar, dan mereka memerintahkan kepadaku,
Makanlah daging orang ini, karena engkau telah menggunjingnya.’
Keadaan orang itu diungkapkan kepadaku, dan aku memprotes,
Aku tidak menggunjingnya! Aku hanya mengatakan sesuatu kepada diriku sendiri.’
Lalu dikatakan kepadaku,
Perbuatan seperti itu pun tidak layak. Pergilah kepada orang itu dan meminta maaflah!’

Paginya aku terus mencari orang itu, sampai aku menemukannya di pinggir sungai. Ketika aku memberi salam kepadanya, ia bertanya, ‘Wahai Abul Qasim (panggilan Junaid), apakah kamu datang ke sini mau menggunjingku lagi ?’

Aku menjawab, ‘Tidak”  Ia berkata, ‘Semoga Allah mengampunimu’.

Catatan kecil :

Menggunjing itu tidak diperbolehkan, karena seperti memakan daging saudara sendiri..
“..Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik  kepadanya... ”  Al Hujurat: 12

Dalam kisah ini malah menggunjing dalam hati pun sudah tidak diperbolehkan, akan merusak nikmatnya zikir.. namun barangkali itu hanya dianjurkan saja, karena bagi orang awam seperti kita tentunya hal itu sangat susah. Hal demikian memang tidak sulit utuk derajatnya para Shalih..

Yang wajib dijauhi yakni menggunjing dalam perkataan.. namun bila mampu menjauhi bergunjingnya hati itu tentu lebih utama..
Demikian.. monggo..(gianluigimario)

10 thoughts on “Menggunjing dalam hati..

  1. enth says:

    saya sering menggunjing dalam hati juga lho, kalo liat cewek cantik terutama. pasti mbatin “edyan, mantep tenan tuh cewek”

  2. sang says:

    mengunjing dalm perkataan mash bisa di tahan klo dalam hati emang susah di tahan, mulut masih bisa di tutup pakai tangan tp klo hati pakai apa y?

  3. Dr.Feelgood says:

    godaan selalu datang setiap saat, hanya beristigfar saja yg bisa saya lakukan untuk menghindari hal tsb. nice mas gian.

  4. sadiman says:

    wah mengunjing memang sangat susah untuk menghidarinya !!!

  5. sadiman says:

    wah menggunjing memang sangat susah untuk menghidarinya !!!

  6. ramadha says:

    untuk menghindari “menggunjing dalam hati” pikiran kita harus tetap positive kepada orang lain, meskipun secara kasat mata terlihat kurang positive.dengan demikian kita bisa memahami dengan pikiran positive apa yang menyebabkan keadaan orang lain terlihat kurang positive. jika kita berfikir negative terhadap orang lain maka otomatis kita menggunjing orang dalam.hati.

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s