CBR dan Vixion : antara motor keinginan dan kebutuhan..

Selalu ada dua motif utama yg mungkin mendasari kita saat mau memiliki sebuah kendaraan.  Katakanlah sepeda motor..

Pertama, fungsi sebuah kendaraan adalah transportasi. Alat untuk berangkat kerja, kuliah, mengantar sekolah, turing dsb..

Berikutnya, bisa jadi untuk lifestyle. hehe
maksudnya semacam gaya hidup atau gengsi lah 🙂 (nyari cewek masuk nggak ? 😛 )

Atau tujuan balapan ya??? bisa saja ..

Ada juga yg untuk mencari uang, misale jualan motor bekas ,showroom,  dsb.. :mrgreen: dan tujuan lain yg semacamnya tapi belum terpikirkan hehehe

sekarang bolehlah saya kumpulkan menjadi dua garis besar, yaitu tujuan karena kebutuhan dan tujuan karena keinginan.

Kalau sekedar kebutuhan, imho biasanya nggak seberapa mahal. Katakan untuk kerja, kalau tak jauh amat ya matik mungkin cukup. apalagi mengantar anak sekolah 🙂 kecuali mau buat anak sekolah se-RW, yah kudu minimal motor gerobak :mrgreen:

Beda lagi kalau agak jauh tempat kerjanya.. mungkin motor laki menjadi kebutuhan, karena lebih nyaman dan tidak capek cmiiw. atau untuk turing jarak jauh, tentunya pake matik atau bebek biasa lebih melelahkan..

Bila kita mulai ke ranah keinginan, maka batasan dan pilihannya menjadi sangat luas, bisa jadi langit adalah batasnya 🙂 . Misal saja kalo buat gengsi, wah barangkali satu motor tak cukup, perlu dua, tiga, dsb.. Vixion pun nyaris dipastikan belum cukup buat gengsi, perlu Ninja 250, Harley davidson, BMW, atau YZF R1.. wkwkw langit batasnya kan?

Seperti penulis ini. Pertama untuk kerja SupraX 2004 cukuplah sekitar 22km pulang pergi kekantor (KEBUTUHAN).
Kemudian pengin ganti Jupiter..(ini KEINGINAN).
Nah setelah seringkali dolan ke luar kota, malang, mojokerto dan sekitarnya rasanya perlu motor laki biar lebih nyaman..Vixion pun dibeli (KEBUTUHAN).
Saat ini, karena banyak motor baru, jadi pengin CBR wkwkwk (KEINGINAN), tapi belum keturutan :).

Yah menurut saya sih yang pertama diutamakan ya kebutuhan dulu. Cukup, ya sudah berhenti, hehe. Keinginan adalah perkara lain. Kalau memang punya dananya, ya silahkan turuti tuh keinginan.. Nggak punya? baiknya nggak memaksakan diri. :mrgreen:

Kecuali satu : Keinginan yg sudah menggebu, trus nggak keturutan bisa stress.. 😛
Haduww kalo ini mah, biar uang  pinjem saudara kan mending beli aja daripada jadi beban pikiran.. 🙂 entar makan tak enak tidur tak nyenyak hehe

Nah bagaimana dengan motor sampean? sudah sesuai kebutuhan, atau sekedar memenuhi keinginan? Sampean sendiri paling tahu jawabnya..
Monggo.. (Gianluigimario)