Feminimnya cewek kalau naik vespa

Vespa itu terkenal sebagai kendaraan yang evergreen, tak lekang oleh zaman.Ā  Produksi piaggio ini memang sudah ada sejak zaman dulu kala. atau era jadul šŸ˜€

Tapi cewek sekarang, kalau naik vespa rasanya masih cocok, bahkan terlihat feminin imho. Ibu-ibu dahulu serta nenek-nenek (dulu) kan banyak yang naik vespa.. Meski sekarang banyak skuter, bebek, matik retro, dsb tetep aja cewek masa kini cocok banget dengan vespa.

Rasanya seperti desain bodi vespaĀ  itu serasi dengan mereka. Nggak percaya, coba aja kita lihat foto dari google.com berikut.

Tuh kan terlihat manisĀ  ? šŸ™‚

Serasi kan sama kaum hawa.. šŸ˜€

Bahkan untuk yang pake Jilbab pun cocok..

warna dan sisi kewanitaannya lebih terlihat šŸ™‚

Pas buat belanja.. šŸ˜›

Bahkan untuk cewek yang demen turing pun bagusĀ  šŸ™‚

Tapi mungkin kendala yang sering kita dengar kan cewek, eh vespa (atau dua-duanya ya? ) GAMPANG MOGOK.. Bisa jadi hal ini maklum karena memang mesinnya relatif tua, tentu gak seprima di masa muda..
Nah kalau mogok ya kudu bisa memperbaiki mesinnya tu cewek.. šŸ™‚

Mbaknya aja bisa.. gak sulit kan..

Kalau nggak bisa ya terpaksa dituntun.. šŸ˜¦

Bahkan pengantin baru pun harus mendorongnya.. hehe

Kalau harus ngengkol terus, haduhhh..siapa tahan šŸ˜¦

Imho, mesin vespa memang rata-rata sudah lumayan tua, maka tentu butuh perawatan ekstra.. Semua motor kan mesinnya kudu dirawat, apalagi yg berusia lanjut šŸ™‚
Kalau sudah hapal kendalanya dan mau belajar, Rasanya solusi berikut bisa menanggulangi kendalanya vespa:
memeriksa mesin dg teratur
– belajar servis praktis pada yang ahli mesin vespa
– sedia sparepart misalnya busi
– bersiap tenaga kalau memang harus dorong šŸ™‚
– sedia makanan atau minuman energi di bagasi šŸ˜› haha

yah Vespa dan cewek tuh serasi banget kok, dan lebih aman namun tetap tampil retro.. kalau ban bocor pun masih punya cadangan..
itung-itung sekalian melestarikan budaya tempo dulu.. ya nggak ??? šŸ˜›

bagaiman pendapat sampean, monggo (gianluigimario)

Ali bin Abi Thalib yang pemurah

Tidak seperti biasanya, hari itu Ali bin Abi Thalib karamallahu wajha pulang lebih awal menjelang asar. Fatimah binti Rasulullh Shalallahu alaihi wasallam menyambut kedatangan suaminya yang sehari suntuk mencari rezeki dengan sukacita. Siapa tahu Ali membawa uang lebih banyak karena keperluan di rumah makin besar.

Sesudah melepas lelah, Ali berkata kepada Fatimah. “Maaf sayangku, kali ini aku tidak membawa uang sesenpun.
Fatimah menyahut sambil tersenyum, “Memang yang mengatur rezeki tidak duduk di pasar, bukan? Yang memiliki kuasa itu adalah Allah Ta’ala.”
Terima kasih,” jawab Ali.

Matanya memberat lantaran isterinya begitu tawakkal. Padahal keperluan dapur sudah habis sama sekali. Pun begitu Fatimah tidak menunjukan sikap kecewa atau sedih. Ali lalu berangkat ke masjid untuk menjalankan sholat berjamaah. Sepulang dari sembahyang, di jalan ia dihentikan oleh seorang tua. “Maaf anak muda, betulkah engkau Ali anaknya Abu Thalib?”

Ali menjawab dengan heran. “Ya betul. Ada apa, Tuan?”.

Orang tua itu mencari kedalam tasnya sesuatu seraya berkata: “Dahulu ayahmu pernah kusuruh menyamak kulit. Aku belum sempat membayar upahnya, ayahmu sudah meninggal. Jadi, terimalah uang ini, sebab engkaulah ahli warisnya.”

Dengan gembira Ali mengambil haknya dari orang itu sebanyak 30 dinar.Tentu saja Fatimah sangat gembira memperoleh rezeki yang tidak di sangka-sangka ketika Ali menceritakan kejadian itu. Dan ia menyuruh membelanjakannya semua agar tidakĀ  lagi merisaukan keperluan sehari-hari.Ali pun bergegas berangkat ke pasar.

Sebelum masuk ke dalam pasar, ia melihat seorang fakir menadahkan tangan, “Siapakah yang mau menghutangkan hartanya kerana Allah, bersedekahlah kepada saya, seorang musafir yang kehabisan bekal di perjalanan.” Tanpa berfikir panjang, Ali memberikan seluruh uangnya kepada orang itu.

Pada waktu ia pulang dan Fatimah kehairanan melihat suaminya tidak membawa apa-apa, Ali menerangkan peristiwa yang baru saja dialaminya. Fatimah, masih dalam senyum, berkata, “Keputusan kanda adalah yang juga akan saya lakukan seandainya saya yang mengalaminya. Lebih baik kita menghutangkan harta karena Allah daripada bersifat bakhil yang di murkai-Nya, dan yang menutup pintu syurga untuk kita.”

catatan kecil :

Tauladan dari kisah ini bisa jadi banyak sekali, namun beberapa diantaranya adalah :
Bekerja keras mencari Rizki.
Ali bin Abi Thalib bekerja sehari suntuk mencari rizki untuk mencukupi keluarganya, dan telah kita fahami bersama bahwa untuk orang yang mampu, berupaya dg keringat sendiri itu lebih utama..
Sabar dan tawakkal atas ujian kekurangan harta.
Fathimah tahu suaminya telah berupaya keras, maka puteri nabi ini bersabar dan tawakkal, tidak mengeluh ataupun mempertanyakan pengaturan Allah..
Itsar (mendulukan orang lain )
amalan ini merupakan hal yang sulit, karena mendulukan orang lain memerlukan jiwa besar dan iman yang kuat kepada Allah.
– Pelajaran untuk tidak bakhil
Pelit merupakan hal yg dimurkai-Nya, dan berinfak di jalan Allah lebih diutamakan.
Menghargai orang lain
Fathimah tidak mengeluhkan kekurangannya dan menghargai upaya keras Ali, meski tidak mendapat apa-apa.. bukan malah menambah bebannya..
– Kewajiban membayar hutang.
meski si pemberi hutang telah wafat, kewajiban membayar itu tetap.. dan dapat diberikan kepada Ahliwarisnya..

Bisa jadi mengamalkan semuanya sangatlah berat, maka mulai saja meneladani dari hal yang kita mampu..

Demikian.. semoga berguna..(gianluigimario)

Rake and Trail : mengenal dua parameter penentu Handling dan Cornering

Apa yang membuat satu motor berbelok lebih baik dari motor lain? Apakah kemudi berat? Apa karena “rake” dan “trail” nya?

Rake adalah sudut antara tabung headset dan garis vertikal. MeningkatkanĀ “rake” akan menggeser ban lebih jauh kedepanĀ  dari sepeda motor. Rake diukur dalam derajat, dan merupakan spesifikasi frame.

Untuk memvisualisasikanĀ “trail” , tariklah garis imajiner/khayal di sepanjang jalur dari tabung headset ke tanah. Ukur dari titik ini ke pusat dari patch/as ban. Ini adalah “trail”, dan diukur dalam inci/mm.

Besaran Rake adalah penting dalam menentukan karakteristik handling sepeda motor tersebut. Secara umum,Ā Rake lebih memberikan stabilitas yang lebih besar pada trek lurus,Ā Rake kurang membuat motor lebih responsif dalam menikung. Nilai yang lebih besar dariĀ “trail” juga menciptakan stabilitas trek lurus yang lebih baik.

Inilah sebabnya mengapa garpu/front fork pada sportbikeĀ  lebih vertikal daripada sebuah cruiser.

Contoh :
Dimensi Khas CruiserĀ  ( contoh : Honda VTX1800 tahun2003)

Rake 32,0 derajat
Trail 152.0mm (6,0 inci)
Jarak sumbu roda 67,5 inci
Oleh karena itu: DenganĀ Rake 32 derajat danĀ Trail 152mm (6 inci) motor ini akan lebih baik dan lebih stabil dalam trek lurus daripada membelok di sudut sempit. Wheelbase panjang 67,5 inci juga membantu kinerja sepeda motor ini pada trek lurus tapi akan menghambat dalam menikung. Jadi sepeda motor ini telah dirancang dengan baik untukĀ  tujuan turing, jelajah, dan highway.

DimensiĀ  Khas Sepeda Sport ( Honda CBR600RR – 2003)

Rake 24,0 derajat
TrailĀ  95.0mm (3,7 inci)
Jarak sumbu roda 54,7 inci

Oleh karena itu: Dengan Rake 24 derajat danĀ Trail 95mm (3,7 inci) sepeda motor ini akan menikung lebih cepat dan lebih tajam dari Cruiser, tapi tidak akan ssebaik atau sestabilĀ  sebagaimana cruiser dalam trek garis lurus. Wheelbase pendek dari 54,7 inci juga membantu sepeda motor ini lagi dalam menikung namun mengurangi stabilitas trek lurus. Jadi sepeda motor ini telah dirancang dengan baik untukĀ  tujuanĀ  mengambil sudut pada kecepatan tinggi danĀ  jalan berkelok kelok. http://www.totalmotorcycle.com/

Catatan ringan :

Gampangannya, Rake dan trailĀ  itu menentukan kestabilan handling pada trek garis lurus.
Rake dan Trail besar, stabilitas saat trek garis lurus sangat baik.
Sebaliknya, bila nilai Rake dan trail berkurang, untuk cornering menjadi lebih enak
Rake dan trail kecil, lebih mudah menikung.
wheelbase yg panjang juga menambah kenyamanan handling untuk jalur lurus..

Untuk itulah, motor cruiser (semacam harley) didesain buat turing karena stabilitas trek lurusnya baik sehingga nyaman untuk jarak jauh cmiiw. Sebaliknya, motorsport (seperti CBR series) dirancang lebih untuk kemudahan dalam menikung, sehingga kestabilan garis lurusnya masih baikan cruiser.

barangkali ini sebabnya motoGP memakai tipe motor sport, dan tidak memakai Harley Davidson ya? :mrgreen:

Monggo..(gianluigimario)