Rake and Trail : mengenal dua parameter penentu Handling dan Cornering

Apa yang membuat satu motor berbelok lebih baik dari motor lain? Apakah kemudi berat? Apa karena “rake” dan “trail” nya?

Rake adalah sudut antara tabung headset dan garis vertikal. Meningkatkan “rake” akan menggeser ban lebih jauh kedepan  dari sepeda motor. Rake diukur dalam derajat, dan merupakan spesifikasi frame.

Untuk memvisualisasikan “trail” , tariklah garis imajiner/khayal di sepanjang jalur dari tabung headset ke tanah. Ukur dari titik ini ke pusat dari patch/as ban. Ini adalah “trail”, dan diukur dalam inci/mm.

Besaran Rake adalah penting dalam menentukan karakteristik handling sepeda motor tersebut. Secara umum, Rake lebih memberikan stabilitas yang lebih besar pada trek lurus, Rake kurang membuat motor lebih responsif dalam menikung. Nilai yang lebih besar dari “trail” juga menciptakan stabilitas trek lurus yang lebih baik.

Inilah sebabnya mengapa garpu/front fork pada sportbike  lebih vertikal daripada sebuah cruiser.

Contoh :
Dimensi Khas Cruiser  ( contoh : Honda VTX1800 tahun2003)

Rake 32,0 derajat
Trail 152.0mm (6,0 inci)
Jarak sumbu roda 67,5 inci
Oleh karena itu: Dengan Rake 32 derajat dan Trail 152mm (6 inci) motor ini akan lebih baik dan lebih stabil dalam trek lurus daripada membelok di sudut sempit. Wheelbase panjang 67,5 inci juga membantu kinerja sepeda motor ini pada trek lurus tapi akan menghambat dalam menikung. Jadi sepeda motor ini telah dirancang dengan baik untuk  tujuan turing, jelajah, dan highway.

Dimensi  Khas Sepeda Sport ( Honda CBR600RR – 2003)

Rake 24,0 derajat
Trail  95.0mm (3,7 inci)
Jarak sumbu roda 54,7 inci

Oleh karena itu: Dengan Rake 24 derajat dan Trail 95mm (3,7 inci) sepeda motor ini akan menikung lebih cepat dan lebih tajam dari Cruiser, tapi tidak akan ssebaik atau sestabil  sebagaimana cruiser dalam trek garis lurus. Wheelbase pendek dari 54,7 inci juga membantu sepeda motor ini lagi dalam menikung namun mengurangi stabilitas trek lurus. Jadi sepeda motor ini telah dirancang dengan baik untuk  tujuan  mengambil sudut pada kecepatan tinggi dan  jalan berkelok kelok. http://www.totalmotorcycle.com/

Catatan ringan :

Gampangannya, Rake dan trail  itu menentukan kestabilan handling pada trek garis lurus.
Rake dan Trail besar, stabilitas saat trek garis lurus sangat baik.
Sebaliknya, bila nilai Rake dan trail berkurang, untuk cornering menjadi lebih enak
Rake dan trail kecil, lebih mudah menikung.
wheelbase yg panjang juga menambah kenyamanan handling untuk jalur lurus..

Untuk itulah, motor cruiser (semacam harley) didesain buat turing karena stabilitas trek lurusnya baik sehingga nyaman untuk jarak jauh cmiiw. Sebaliknya, motorsport (seperti CBR series) dirancang lebih untuk kemudahan dalam menikung, sehingga kestabilan garis lurusnya masih baikan cruiser.

barangkali ini sebabnya motoGP memakai tipe motor sport, dan tidak memakai Harley Davidson ya? :mrgreen:

Monggo..(gianluigimario)

6 thoughts on “Rake and Trail : mengenal dua parameter penentu Handling dan Cornering

  1. Ach Zacky M says:

    mosok pertamax…
    baru tau teorinya,

  2. joe says:

    Sepi bang 😀
    Keduax kah?

  3. Dr.Feelgood says:

    wah amazing banget mas gian artikelnya 😀
    klo motogp pake motor semacam harley pasti ridernya terbang, karena posisi ridingnya udah gk nunduk lagi xixixi……… :mrgreen:

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s