luka dan kehilangan (puisi kecil)

di dunia ini, luka dan kehilangan itu menakutkan
membuat meringis, berair mata
lemas tak mampu berdiri
seakan gelap di sekeliling

apa benar luka dan kehilangan itu menakutkan?

kenyataannya ya.. kalau kita terbawa arus
bila diri tenggelam memang dada ini sesak
sesal dan marah meronta
makan atau tidur serasa asing

itu sajakah?
sebenarnya luka dan kehilangan itu bak mata uang
ada sisi ketuhanannya jika kita renungi
sarat pengobatan ruhani.

dengan meringis kesakitan, kita meminta tolong
dari airmata, kita menyadari kelemahan
melalui kelumpuhan, kita memohon kekuatan
kita menyadari tanpa Cahaya tak mampu berjalan
mengalami kehilangan, kita jadi tahu, arti sebuah kepemilikan
mengerti ketidak kekalan
menghargai pemberian.

coba bayangkan, ketika kita bahagia
pernahkah meminta tolong?
kita jumawa akan kekuatan kita
ingatkah untuk bersyukur?

sakit itu nyata tak bisa dipungkiri
namun kemuliaanya lebih terang..

maka, tidak bisakah kita mengatakan ini :
” adakah yang lebih baik dari luka dan kehilangan?”

Gianluigimario

6 thoughts on “luka dan kehilangan (puisi kecil)

  1. Dr.Feelgood says:

    pertamax…… luka dan kehilangan adalah bagian dari hidup, setiap yg hidup pasti akan mengalami 2 hal tersebut apapun bentuknya. bukan begitu gan heheh….😀

  2. c-seratus says:

    great sharing mas…
    Luka dan kehilangan, memang tidak mudah dilupakan begitu saja. Namun luka dan kehilangan, memaksa kita belajar mengerti keikhlasan dan kesabaran. Kita akan bersyukur pada-NYA telah memberikan ‘luka’, yg menjadikan kt sosok lebih kuat menghadapi masa depan. IMHO

  3. Ach Zacky M says:

    opo yang punya warung lagi kehilanggan sesuatu..?
    hanya orang yang mengerti dan taqwaan lah yang bisa berkata. “suka dan duka, datang dan pergi semuanya Allah yang mengatur, di dunia ini hanya sementara”
    yo opo mas…? klo saya sih di hati yo pasti sedih

    • iyo mas, sedih itu manusiawi tak bisa dibohongi..
      semua Allah yg mengatur jelas benar, namun tak semua orang selalu ingat hal itu..
      sependapatlah sama sampean..😛
      thanks, maaf telat reply..

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s