apakah DOHC lebih mantap dari SOHC?

DOHC, double overhead chamshaft , sebuah mekanisme engine yang kerapkali sangat didewakan dan terdengar superior.. ketimbang SOHC, single overhead chamshaft.  Teralis akan unggul dari New Vixion..

Apa benar begitu?

Memang kalau menilik tenaga atau power yang dihasilkan, pasti DOHC bikin ngiler karena outputnya yang lebih ganas dan karakter putaran atasnya yang lebih baik. Bagi yang suka memacu adrenalin dan suka membetot gas hingga poll mesti suka yang ini. Apalgi bila sering bepergian luarkota yg notabene relatif sepi dan treklurus panjang, atau daerahnya punya banyak lintasan kayak gitu, nah mesin ini bak gayung bersambut.. pas banget lah..

Tetapi bukan berarti SOHC tanpa kelebihan loh. Untuk daerah perkotaan yg cenderung berkarakter stop & go tipe ini lebih cocok. Akselerasi lebih nyaman, dan lingkungan memang tak punya banyak potensi jalan rurus yang panjang. Secara konsumsi BBM juga relatip lebih irit, pass di tengah isu naiknya minyak dunia.. Tapi topspeed standartnya memang lebih loyo..

Saya sering berangan, akankah ada mesin yang sama hebatnya akselerasi dan powernya? DOHC namun akselerasi juga semantap SOHC, pasti top abis nantinya. Tapi apakah ada..

Rasanya hal tersebut mungkin saja, dengan beberapa disain pada mekanisme transmisi, karburator atau seting ECU, dan cara yang lainnya, mungkin saja mesin DOHC segarang tarikan SOHC. Bisa jadi CBR 250 salah satu contohnya.. bertipe kem kembar, namun tarikannya dikenal ganas.. cmiiw.

SOHC yg berpower nyaris menyamai DOHC pun bisa saja, R15 barangkali salah satu permisalannya. Ini mempertegas bahwa dengan desain mekanisme pada mesin, semua bisa saja terwujud.. hehe

Kalau DOHCnya teralis dimapping ulang jadi lebih ber-torsi, dan sebaliknya mesin SOHC new Vixion memakai R15 yg powernya nyaris setara CBR, maka hasil imbang akan tersaji secara spek mesin. Karakternya tentu tetap punya bawaan sendiri-sendiri,

Jika sudah begini, baik DOHC maupun SOHC yg speknya nyaris sama maka nggak ada yg mutlak lebih mantap. Hanya tinggal pilih suka karakter yang mana.. rpm atas atau bawah-menengah?

Nah monggo silahkan ditambahi.. (gianluigimario)

Sebuah renungan kecil : Apa cita-cita hidup kita?

Tulisan ini hanya sebuah renungan kecil buat saya sendiri, pembaca yang mau membaca silahkan, yang nggak berkenan yah lewatkan saja. Karena untuk pribadi,  maka tulisan ini tidak mengambil dari dasar manapun, murni pemikiran sendiri..

Ada sebuah film bagus yg didalamnya terdapat pertanyaan simpel : “apa cita-cita hidupmu ?” .. tokoh utama film tersebut tak mampu menjawab, perlu waktu beberapa lama. Kemudian setelah selesai, saya pun iseng menanyakan kepada diri sendiri  : “apa tujuan hidupmu, mario? “,
Rupanya nasib saya tak beda dg si lakon utama, matt damon.. saya juga agak  susah menjawabnya. Maka saya buatlah coretan ini dan jadi sebuah gambar/sketsa :

Mulai dari gambar yang paling bawah : “Ahli/profesional”.
Ini dapat dimisalkan kita seorang mekanik, maka kita ingin menjadi seorang yg ahli, cakap, pintar, cerdas, atau singkatnya menguasai bidang tersebut. Ini yg saya maksud.
Imho, ahli itu ada 2 : ahli teori atau ahli praktik.
Ahli di bidang blogging apakah suatu cita-cita? bisa jadi.. hehe

Kemudian tahap lebih tinggi : “Sukses atau kaya “.
Tak dapat dipungkiri dan nggak munafik, hampir semua manusia ingin sukses dan kaya. Orang yang ahli mekanik, atau ahli menulis akan lebih klop kalau kemudian meraup sukses dan mejadi berkecukupan (kaya).
imho, utuk menjadi kaya bisa lewat 2 juga : Karyawan, atau Pengusaha. Sesukses apapun kita jadi direktur misalnya, kalau masih ikut orang lain itu termasuk karyawan. Baru kalo usaha sendiri, tidak ikut siapa2, saya namai pengusaha. 🙂

Berikutnya “KELUARGA YG BAHAGIA“.
Ini juga umum, hampir tiap orang mencita2kannya.. siapa tak ingin berkeluarga, bahagia pula.. keluarga itu sunah Nabi, juga separuh agama.. Kalau kita berkecukupan, uang bisa jadi akan memudahkan hidup bahagia. Mau beli apa saja, ingin apa saja bila sukses semua akan mudah diraih. Meski kaya bukan jaminan, karena bahagia hakiki ada dari dalam hati yang merasa cukup..cmiiw.
Bahagianya keluarga, dapat kita ukur dari kebahagian Isteri dan anak..
Dengan keluarga yang tenteram, kita dapat beribadah dg tenang untuk bekal kita nanti merindukan surga.

Kebanyakan orang, mungkin hanya sampai ahli, kaya, atau tenteram berumahtangga. Namun ada satu cita2 lagi yg tidak bisa saya bahas karena belum cukup ilmu, yakni “menjadi kekasih Tuhan“.
Semua hal sebelumnya dapat mengantarkan kesana bila kita mampu menguasainya bukan dikuasai hal2 tersebut.
Kita ahli –> membantu orang lain lewat keahlian kita
kita kaya –> beramal menyantuni sesama dg harta
kita bahagia –>mengantar mencari RidoNya..

Nah, pertanyaan yg gampang-gampang susah yaitu : ” apa sih sebenarnya yg jadi tujuan hidup kita? ” Setelah itu baru dilanjut dg pertanyaan lagi : ” sudahkah apa yg kita lakukan selama ini berada pada jalan untuk mewujudkan cita-cita itu..?”
apa ada 1 diantara 4 hal diatas? atau ada pendapat lain?

Semoga berguna… (gianluigimario)

Mensyukuri yang sedikit itu lebih bagus..

Tsa’labah bin Hathib Al-Anshory telah datang kepada Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- seraya berkata, “Wahai Rasulullah, berdo’alah kepada Allah agar Dia memberikan aku harta.”

Maka beliau bersabda, “Celaka engkau, hai Tsa’labah. Harta yang sedikit tapi engkau syukuri lebih baik dibandingkan harta yang banyak tapi engkau tak mampu syukuri”… (sebuah hadis panjang riwayat Thabrani, baihaqi dan lainya)

Renungan :
Rasulullah berpesan kepada kita untuk senantiasa bersyukur, walau nikmat yg kita miliki masih sedikit.

Hal ini karena beliau faham, ada manusia yang bila diamanahi harta yang banyak maka ia akan lalai, tamak dan lupa bersyukur.. Maka beliau mengingatkan petuah ini.

Bila memang kita orang yg mampu mensyukuri dg beramal, bersedekah, membelanjakan untuk jihad dan sebagainya, maka harta yg banyak itu akan menjadi ladang amal yg besar untuk kehidupan akhirat nanti. Namun jika kita susah untuk itu, bersyukur atas Harta yang sedikit adalah lebih baik.

Semoga bermanfaat… (gianluigimario)

New Vixion makin canggih !!! .. perlukah?

Wah baca rumor yg diembuskan TMCblog dan mas iwb kalau vixion baru akan ditambahi sensor oksigen untuk  memperbaiki kadar gas buang sesuai euro 3.

Lepas dari perbedaan opini mengenai New Vixion akan mengkopy YMJET dari mio J atau enggak, fitur sensor tersebut jelas semakin menambahkan kecanggihan pada Vixion nantinya. Nah sudah canggih, ditambah fitur modern lagi, wah semakin jauh motor ini meninggalkan lawan secara teknologi..

Apakah fitur ini akan sangat membantu menambah value New Vixion nantinya? mari beropini ringan.

Akan kita coba telaah dari 3 perspektif :
– dari sudut pandang kecanggihan
– secara kadar pencemaran
– dari parameter performa

Jika kita telah sepakat bahwa Vixion sekarang sudah sangat canggih dan untuk kubikasi sekelas hanya CBR yang lebih maju. Lihat saja dari liquid cooled, injeksi, diasil, forged piston, deltabox, dsb hanya kurang belum dohc dibanding motor premium honda itu. Orang awam yang sudah mengecap bahwa Vixion itu sangat canggih dan berharga ekonomis tentu akan semakin terkesan.. Sudah canggih, ditambahi lagi. wah makin mengesankan tentunya, jelas ini akan menambah value-nya.

Kedua, secara perbaikan emisi gas buang ini jelas makin baik dan ramah lingkungan. Sesuai standar Euro 3 kabarnya. Bagi konsumen yang pemerhati lingkungan, atau yang memikirkan bahwa beberapa waktu kedepan motor ini masih akan sesuai tuntutan batas emisi, Value-nya jelas terdongkrak. Vixion akan lebih dikenal lagi sebagai motor yg ramah lingkungan, melengkapi gelar canggih yg duluan tersemat padanya.. klop..

Nah, bila kita ukur dari performa..rasanya nggak ada hubungan langsung. Kekuatan mesin bisa jadi sama, atau malah mungkin akan turun karena penambahan mekanisme pada engine tersebut. imho, kecuali mmg diganti YMJET yg katanya makin enteng dan responsif itu, lain lagi ceritanya. Jadi yg saya maksudkan disini adalah New Vixion jelas makin canggih dan ramah lingkungan nantinya, tapi apa makin josss secara performa? bisa jadi nggak.

Barangkali yg akan YIMM lakukan adalah selain sensor 02, akan diadaptasi juga ECU yg lebih powerful atau transmisi yang 6 speed. Nah ini baru jawaban yg mantap. O2 menambah value secara teknologi dan kurangnya emisi, sedangkan karakter ECU yg disempurnakan dan percepatan 6 gigi akan mengangkat performanya. Sempurnalah sudah.. (tinggal tampilan :))

Singkatnya saya menyambut baik sensor O2 untuk New Vixion yang baru biar makin bersih udara kita, namun juga mengharap jangan sampai parameter performa akan diacuhkan sehingga dipermalukan kompetitor nantinya..

Nah, bagaimana pandangan sampean sendiri? monggo.. (gianluigimario)