Sedikit belajar teknologi : Knalpot pada mesin 2-tak optimal untuk speed tertentu?…

Pada mesin 2-tak, ada kemungkinan bahwa campuran udara-bbm yang dikeruk (dimasukkan) sesaat sebelum ahkir dari langkah buang akan bocor beberapa beberapa persen dan dikeluarkan ke port exhaust.

Gas yang dibuang ke knalpot/ muffler, membentuk suatu gelombang yang bertekanan tinggi. Tekanan ini melawan sebuah “taper” yang ada di ujung knalpot (lihat gambar), dipantulkan, dan memberi efek tekan yg positip pada port exhaust. Campuran udara-bbm yang terbuang sebelum port exhaust tertutup kemudian dikembalikan kedalam silinder dan efek “scavenge” /pengerukan tersebut telah dikurangi.

Karena gelombang bertekanan ukurannya berubah tergantung kecepatan mesin, maka pengurangan efek scavenge tersebut tidak selalu efektif pada semua kecepatan mesin.
Pengaruh yang 0ptimal berada pada suatu rentang speed tertentu saja. Oleh karena itu, sistem pembuangan pada mesin ini didesain seefektif dan secocok mungkin untuk tiap model yang berbeda-beda, tergantung dari penggunaan motor tersebut untuk tujuan apa.

Perlu dicatat bahwa jika suatu sistem exhaust rusak karena kebocoran gas atau sebab lain, maka pengaruh daru efek “scavenge” akan semakin besar, dan berakibat menurunnya tenaga (horsepower) yang dihasilkan mesin..

Yah, sekarang kita lumayan tahu bagaimana suatu desain knalpot biasanya paling efektif untuk suatu kecepatan tertentu. Juga kita lumayan faham kenapa kerusakan knalpot berasa seperti power menjadi gembos.. Semoga berguna..(gianluigimario)