Kalau P200NS dikomparasi dg Scorpio, siapa yang menang???

beberapa hari terakhir, P200NS seperti tak ada habisnya diberitakan oleh awak media.. soal harganya, spyshootnya, soal riau, dsb.

Iseng aja saya pengin membandingkannya dengan si kalajengking, sang ujung tombak dari YIMM yang memiliki kubikasi dan performa teratas.

Saya sajikan sebuah tabel kecil untuk memulai komparasi ini..

Jika kita melihat sisi performa mesin, jelas sudah siapa pemenang mutlaknya : P200NS. Power yang dihasilkannya meninggalkan Scorpio jauh dibelakang sebesar 5PS lebih..Secara torsi Scorpio masih dipaksa bertekuk lutut, meski kalah tipis kurang dari satu Nm. Transmisi P200 yang sudah 6speed semakin menegaskan keunggulan ini. Barangkali ada tiga hal yang bisa kita cermati dari komposisi mesin keduanya, yaitu :
– bore vs stroke
– rpm range
– 4v lawan 2V

Mesin P200NS, meski masih 200cc namun power maupun torsi lebih bengis bisa jadi karena Borenya sedikit lebih besar, sehingga unggul di rpm atas. Performa puncak jagoan Bajaj ini didapat pada putaran mesin 1500 rpm lebih tinggi dari si kalajengking. Hal ini ditambah dengan kuantitas valve P200 yang berjumlah 4 biji, yang jelas lebih dominan ketimbang milik Scorpio (2biji).

Meskipun masih sama memakai karbu, namun Mesin P200 telah memakai teknologi pendingin cairan yang secara pendinginan pasti lebih sip. Aplikasi sistem pengapian 3-busi semakin menegaskan keunggulan teknologi dari sang kompetitor. Ini bisa kita maklumi jika menilik bahwa mesin scorpio sekitar 10tahun lebih dulu hadir (cmiiw).. saat itu teknologi seperti ini rasanya belum ada..

Secara handling, meski belum pernah di perbandingkan secara nyata, namun disinyalir Deltabox akan lebih stabil ketimbang sistem konvensional (diamond) milik Scorpio. Hampir pasti, disisi ini kembali P200NS lebih baik.

Nah beralih ke ranah desain.. P200NS yang dirancang oleh kang Heinrich jebolan BMW sudah banyak mendapat pujian. Kekar, gagah, artistik, mutakhir, dan semacamnya. Menurut penulis, garis desain motor ini terkesan sangat tegas dan berkarakter.


Scorpio, setelah melalui revolusi desain yang terakhir menurut gianluigi mario memang terlihat lebih cakep dan keren. Sayangnya beberapa suara minor tentang lampu depan, atau tangki yang wagu membuat sambutan untuk varian ini kurang menggembirakan..

Harga? jauhhh.. (4-5jt). Jika scorpio berada di segmen 25jt-an, P200NS memngambil harga psikologis 20-21jt. Dengan keunggulan di nyaris semua sisi baik performa, handling , maupun desain, jelas value P200 lebih menjanjikan..

Barangakali yang merupakan kekuatan Scorpio adalah produsennya serta sisi historis. Karena Yamaha lebih dikenal masyarakat indonesia, maka Scorpio yg merupakan produk dari Yamaha tentu tak perlu diragukan lagi.. apalagi motor ini sudah lama mengaspal di tanah air dan memiliki komunitas yang jelas telah membuktikan sepak terjangnya..

Singkatnya, secara teknis P200NS lebih unggul dari Scorpio.  Kecuali bendera pabrikan dan Historinya, rasanya si kalajengking masih kalah dari produk baru BAI ini..

Mungkin segemntasi marketing kedua varian ini tidak sama persis, namun jika melihat kelebihan-kelebihan P200NS, tak mustahil sedikit banyak pasarnya akan memakan Scorpio, dengan kubikasi yang nyaris sama..

Hasil akhir pertarungan ini??? biar waktu saja yang menjawab :mrgreen: (gianluigimario)

Advertisements

46 thoughts on “Kalau P200NS dikomparasi dg Scorpio, siapa yang menang???

  1. secara tampilan & mesin, P200NS menang mutlak…
    sebaliknya kalo dari segi brand & layanan aftersales, Yamaha yg menang
    😀

  2. Cah Ndeso says:

    kl suruh pilih ya pilih p200ns lah unggul segala2nya desain maupun performa + value…

  3. Ari CX Rider says:

    japanese minded . tapi tetap megang pzoons kalo masyarkat awam telah berfikir secara universal :mrgreen:
    http://areeya2.wordpress.com/2012/04/28/editan-all-new-yamaha-vixion/

  4. c-seratus says:

    hadeehh…foto samping P200NS nya bikin pusing mas.. tenane ”Great design”.. 🙂

  5. ax125 says:

    P200 tankinya joosshh ………
    :mrgreen:

  6. grandvblog says:

    Secara teknis, uda jelas siapa yang menang…. tambahan, scorpio punya fitur yang sangat populer…. monoshock yang suka mblesek 😀

  7. redbike92 says:

    jangan lupa harga jual kembalinya secorpio lebih jozz gandozz

  8. Toyman says:

    Scorpio lwane tiger, bukan anak bru yg bengis macam p200ns..

  9. Prabu Melaz says:

    Brand image dan ketersediaan 3S. Itu saja kekalahan telak si bajaj.

  10. sinbe says:

    Sekorpio uelek banged…. P200NS menang telak lah. Cuma di 3S yg perlu dibenahi.

  11. bmaster23 says:

    gak begitu mengerti.
    gan mau buat app android mampir ya dan doenload ebook nya : http://bmaster23.wordpress.com/2012/04/28/download-buku-membuat-aplikasi-androidsederhana-gratis/

  12. Yameki says:

    Klingoon nyungsep wae motor jelek kw10 gak laku lemot sohc norak kampungan buatan yimm
    pabrikan kere yg sebentar lagi bangkrut sampe keakar2nya…!!!

  13. Ryohatake says:

    wah kalo saya dikasih scorpio mau lah, tapi langsung saya jual buat beli p200ns..
    hahaha…

  14. Samson says:

    Tigor kok gak ikut dikomparasikan sekalian ya, apa takut malu2in karena paling inferior…

  15. dave says:

    mas,, ga imbang banget neh,, imho..
    soal nya p220 ma p200 aja tenaga nya menang p200,, cmiiw..
    sedangkan scorpio ma p220 menang p220,, cmiiw..
    kalo yg saia bilang bener berarti,,
    scorpio 2 tingkat di bawah p200ns.. cmiiw..
    tapi masi kurang 1 pembanding nya mas,,
    berat nya,, sapa tau PWR nya ga beda jau,, hehe..
    tapi tetep ga mungkin,, jauu.. :p

  16. Tulus Budi says:

    Andai P200NS ber-merk Yamaha…. baru maknyuzzzz…..

  17. adrian says:

    iya kalau dari spek menang p200ns , cuma masalah durabilitasnya apakah p200ns oke. saya pake scorpio 2008 buat kerja luar kota tiap hari. difikir fikir pio tangguh, iseng iseng aku hitung biaya yang dihemat dengan naik pio dibandingin dengan naik angkutan umum. dengan naik pio bensin tiap hari 5 liter (luar kota bro..!) dan dengan naik angutan umum yang gonta ganti butuh 50.000 rb. so anggap aja sehari hemat 25 ribu. kalau sebulan 20 hari kerja mka sebulan hemat 500.000rb. dalam setahun hemat 6juta!. pio ini dah dipake hampir 4th so 6 jt x 4 = 24 juta.
    harga barunya dulu 20.5 jt, anggap aja biaya spare part 3,5jt. jadi udah impas khan dengan harga beli dulu? catatan , pioku ini jarang aku service, tapi kalau ganti oli mesin sendiri rutin tiap 2500 km.

    nah kalau p200ns itu nantinya terbukti tangguh juga bisa jadi pertimbangan, spec lebih super, mileage lebih hemat, harga lebih murah. bisa jd BEP juga makin cepet.
    tapi kalau yamaha atau pabrikan lain keluarin motor baru lagi yang bagus bisa dimasukan dalam daftar pertimbangan.
    kecuali kalau ternyata kedepan rejekinya diluaskan ALLAH SWT yowes itung itungan diatas ga berlaku, soalnya belinya dah mobil 😉

    • amin.. ditunggu syukurannya kalo mobilnya wes dateng ya??
      :mrgreen:
      saya setuju.. (tersirat di artikel) bhwa Pio memeang sudah teruji, sedangkan p22 masih pemberitaan saja 😛

  18. awsan says:

    P200NS fitur lebih ok, teknologi lebih ok, brand juga ngak kalah meskipun masih dalam tahap pendewasaan di negeri ini…. Dana udh redy…. Tinggal tunggu kapan masuknya ni motor + izin beli motor… Ayo donk kita sama disiplin dalam berkendara…. 🙂

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s