Teralis ber- RPM tinggi, bukan jaminan menang lawan Vixion..

Wew, ada info baru soal teralis!!! Kabarnya memiliki mesin dengan batas rpm yang melebihi si Vixion..

Mesin tentu saja menjadi modal utama yang bisa diandalkan teralis untuk melengserkan kompetitornya tersebut.


Kalau yang saya ketahui sih, Vixion sekarang red-linenya di angka 10ribu, dan limiternya mulai mencekik putaran mesin ketika berputar 10.500 rpm cmiiw. Apakah kalau Teralis redlinenya 11ribu bakalan dominan sama si Piksen? belum tentu.. Mungkin aja New Vixion nanti juga mengantisipasi ini dengan menaikkan batas rpm, karena disinyalir mesin dari Yamaha tersebut bakal bertenaga lebih besar..

Keunggulan mesin yang lebih nyata tentu bukan redline-nya, namun karakter mesinnya. Jika bener menggunakan sistem DOHC yang overbore, maka hampir pasti teriakan power mesin puncaknya terjadi pada rpm yang tinggi.. sekitar sepuluh ribu atau lebih barangkali. Ini jelas karakter balap.
Karena yang dilawan adalah raja perkotaan yang notabene berada pada jalan stop and go atau lintasan relatif pendek, maka pemilihan karakter balap dirasa kurang tepat.

Adalah PR buat para desainer mesin untuk mencari kompromi mesin bertenaga puncak di putaran tinggi dengan akselerasi yang joss untuk stop and go lintasan pendek. Ini akan jadi keunggulan mesin yang sebenarnya, imho.

Satu hal yang tak boleh dilupakan pasti soal Harga. Satu parameter yang sangat sensitif tentunya. Dengan kecanggihan yang ditawarkan nanti, meski masih sebatas rumor, adalah sebuah tanda tanya apakah banderol dari varian baru ini masih bisa sejajar dengan si Vixion. Performa joss tapi harga mahal sih biasa, namun kualitas superior harga mid-end, ini baru luar biasa. Patut ditunggu..

Desain bodi??? udahhh optimis aja Honda kali ini beneran bakal lebih bagus dan sesuai harapan, hehe..
monggo ditambahi..
(gianluigimario)

Advertisements

37 thoughts on “Teralis ber- RPM tinggi, bukan jaminan menang lawan Vixion..

  1. rpm tinggi? memangnya mau ngebut ya?
    😀

  2. Prabu Melaz says:

    Teralis terusss…..,susah mau ngoment,coz wujudnya belum ada Bang….

  3. wasisimmortal says:

    RPM tinggi, biar napas panjang g dikit2 oper gigi

  4. panijo says:

    Menurut saya betul sekali,
    Teralis ber- RPM tinggi, bukan jaminan menang lawan Vixion dikarenakan gak semudah seperti membalikkan telapak tangan untuk benar2 menjungkalkan Vixion, dan yang terpenting janganlah terlalu berharap yang indah ataupun wahhhh dengan sang teralis misterius.

  5. panijo says:

    Waduh Mas mari ambil Vario 125 malah ada kasus ngorok? gek piye iki Mas?

    Honda motor kerap mengukir prestasi dan memiliki citra baik di mata konsumen Indonesia. Namun, tak banyak yang menyadari bahwa salah satu produk skutiknya, Vario, kerap kali dikeluhkan konsumen, terutama akibat suara berisik yang timbul saat motor jalan atau sering diistilahkan ‘ngorok’.

    “Suaranya mirip motor 2-tak yang dibuka filternya. Kadang suara ngorok juga terdengar seperti suplai bensin ke pengabut yang terlambat,” keluh seorang konsumen di sebuah forum.

    Saat ini Honda Vario dijual dalam tiga pilihan, yaitu Vario CW, Vario Techno 125 PGM-FI, Vario Techno 125 PGM-FI CBS. Baik model lawas Vario CW maupun Vario Techno, disebut memiliki persoalan yang sama terkait ‘ngorok’ tersebut.

    Sumber awal yang mengutip penjelasan dari divisi servis AHM menyebutkan bahwa permasalahan ada pada filter yang kemudian merembet ke crankcase. Berikut sebagai salah satu penjelasannya:

    Pada radiator, tekanan uap yang tinggi harus disalurkan. Saluran untuk penyaluran uap tekanan tinggi ini biasanya terjadi di tutup radiator. Sementara itu, tutup radiator mempunyai pegas. Pada tekanan rendah/biasa, pegas membuat lubang, sehingga ke selang reservoir, menjadi tertutup.

    Sementara itu, pada tekanan tinggi, uap menekan pegas ke atas, membuat lubang ke selang reservoir jadi terbuka. Akibatnya, uap lari ke reservoir dan air di dalam reservoir mengalir ke radiator.

    Gelembung-gelembung dalam reservoir akibat uap inilah yang mengeluarkan suara “ngorok” tersebut.

    Penjelasan lain pun lebih mengarah bahwa suara ‘ngorok’ di Vario 125 (dalam hal ini Vario 125 PGM-FI) ternyata terletak pada pada bearing, crankshaft dan crankcase.

    Hal itu dapat diatasi dengan membongkar bagian drive pully, kemudian dorong as crankshaft ke arah radiator dengan menggunakan case puller lebih kurang 1 mm, selanjutnya drive pully dapat dirakit kembali. Cara ini pun disebut hanya berlaku bagi Vario dengan catatan km di bawah 100 km.

    Bagi yang sudah lebih dari 500 km, tidak ada yang bisa dilakukan karena jarak clearance crankshaft dan crankcase sudah terlalu besar.

    “Kami minta konsumen Honda Vario aktif datang ke dealer untuk diperiksa kendaraannya kalau ternyata ada kerusakan akan diganti gratis,” kata Head of Corporate Communications AHM Kristanto dalam sebuah kesempatan. Ia juga menambahkan bahwa kerusakan serupa tidaklah banyak.

    AHM dalam sebuah kesempatan sempat menyanggah bahwa kalaupun bunyi tersebut bawaan pabrik, kondisinya tidaklah mengganggu kinerja motor.

    Inikah jawaban yang pantas diucapkan oleh brand terpercaya di Indonesia?

    • kalo komplain lewat email, paling2 jawabannya “silakan hubungi main delaer terdekat”
      😀

    • sebenarnya, udah banyak kasus khususnya kualitas yg kurang bagus & bukan krn ulah konsumen (user), tapi honda tidak respon.
      Diantaranya tangki bocor, bodi tipis, sampai skr pun tak ada perubahan & penyelesaian.
      Kalo kasus pelg peyang spt punya mas iwb, komstir oblak, kan banyak faktornya, user & prasarana jalan juga sangat mempengaruhi. Jadi masih remang2 penyebabnya.
      Ini juga yg menyebabkan saya beralih ke merk lain tanpa terpaku merk tertentu spt dulu.

      • iyo mas.. pokok dipilih aja yang terbaik tanpa harus terpaku..
        untuk pihak pabrikan semoga makin peduli kualitas nggak cuman kuantitas aja 🙂

  6. dani says:

    Saya Lebih setuju kalo basic mesinnya Dari CRF, cukup SOHC 4 valves dengan apalah itu unicam…gak usak teriak-teriak mesinnya dah wuzzzzzz…..1km kemudian baru jabatan tangan sama DOHC….

  7. dani says:

    Kalo ada yang bilang ngikutin Vixion..mungkin diindonesia bs dibilang ngikutin…tapi kenapa tidak….

  8. Yoshi says:

    tralis gak jelas, semua orang bisa kasih info, yg terima info gak pernah verifikasi.

  9. toms says:

    Klo bener pake engine sejenis CBR 150 (bisa baca kan), dengan harga skitar 25jt an, sumpah.. ga perlu debat kusir uda ketahuan hasilnya..
    Mending Yamaha segera bikin new V-ixion 180, klo ga mw hancur jualannya.. Klo ane mah Scorpio ajah (ga kuat beli CBR 250)..
    V-ixion? boleh lah buat anak SMA 4l@y..

  10. redbike92 says:

    tergantung apa yang dicari Honda
    penjualan yang tinggi? body aja dikerenin – Byson sama NMP mesinnya jozz NMP tapi penjualannya monceran byson kok hehehe.
    kalau pengen banter napa mesin CBR150 dibore up dikit jadi 160 lagi kek :mrgreen: ===> konsekuensi harga naek 😀

    http://redbike92.wordpress.com/2012/06/19/baru-paham-jenis-jenis-helm/

  11. dave says:

    di jalanan kota mah enakan yg putaran bawah..
    ga usa tinggi2 rpm nya..
    lagian sering ganti gigi di rpm tinggi lebih boros drpd ganti gigi di rpm rendah..
    sebagai contoh dulu saia coba motor saia ganti gigi di rpm 9-10rb..
    konsumsi bbm pake ron 95 = 1liter : 31-32km lah..
    begitu saia ganti gigi di rpm 6rban,, bahkan di rpm 5rb dah ganti gigi,,
    hasil nya dengan bbm yg sama ron 95 = 1liter : 36-38km lah..
    ngitung nya ngira2 aja c,, ga detail soal nya,, hehe.. imho..

  12. pabrikan bisa aja bohong, tapi harga tidak akan bisa bohong.
    Kalo harganya mahal, kemungkinan besar bs dapat kualitas & fitur wah, tapi kalo harga murah, pasti kualitas & fiturnya juga yg murah.
    Seperti kasus ngorok vario 125.
    Bukankah katanya mesin vario 125 turunan (downgrade) dr pcx 125??
    Kalo yg didowngrade hanya fiturnya, mungkin harga tak akan terlalu jauh dr pcx.
    Tapi kalo yg didowngrade fitur & kualitasnya, otomatis harga bs ditekan seminimal mungkin disesuaikan dg ongkos produksi.
    Yg jd pertanyaan dikepalaku, jika vario 125 adlh pcx 125 yg hanya downgrade fitur:,
    * kenapa harganya bs beda jauh.?
    * kenapa pcx 125 mesinnya senyap, koq vario 125 ada ngoroknya?
    * apakah kualitas material & penggarapannya juga disunat?

    Jawabannya : hanya Tuhan & pabrikan yg tau.

  13. Salim says:

    ya..sebenarnya ga perlu menang2an juga, bersaing bae bae akan lebih indah 🙂

    http://silvervaio.wordpress.com/2012/06/19/motor-sport-full-fairing-china-250-cc-makin-keren-aja/

  14. bongubas says:

    wahh..mtr canggih msti hati2 takut kpikiran yg macem2..hehehe..gw kira knpa-napa yg serius bgt mslhnya, ane jujur br nebus vixion br 2 minggu,sblumnya ngangkangin scorpio 2009..pake vixi puas banget,tenaga lmyan,enteng bawanya,body cakep,kl mslh irit gw ga trrlalu mikirin tp emang untuk mtr sport 150cc mmng seirit mtr bebek tp tenaga besar dan yg utamanya dpke nyaman bgtt..puassss dah pokoee

  15. addie says:

    jika vario 125 ngorok gnti aja kipas mesin yg ada dibalik radiator dgn punya PCX 125.dijamin sembuh.

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s