Arbain Nawawi : Hadits 15 – Mari Berkata yang baik, atau diam

Bismillah.
Hadis Arbain Nawawi kan sangat populer, dan telah di-syarah Ulama2 besar, dari jaman dulu sampe sekarang.
Saya ini ndak punya ilmu yang mumpuni, bakat yg hebat, atau pemahaman kuat..tentunya bukan apa2 dibanding mereka. Oleh karena itu, disini saya ga berniat men-syarah seperti mereka. Saya cuma mau menulis point2 singkat yg ditangkap pikiran saya dari membaca penjelasan Ulama2 trsebut. Boleh ya?
Kalo ada yg keliru terimakasih bila diingatkan.
Kalo benar, itu semata dari Allah.

mari mengkaji  Hadis berikutnya..

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أًوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

[رواه البخاري ومسلم]

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya
(Riwayat Bukhori dan Muslim)

Catatan kecil :

Hadis ini mengandung dua pesan penting :
1. Memuliakan hak manusia, termasuk tetangga dan tamu
2. Menjaga ucapan

Memuliakan tetangga dan tamu dalam islam memiliki tempat yang penting, hingga Rasul mengisyaratkan hal ini berulang-ulang dan menghubungkannya dengan kesempurnaan agama. Dalam Hadisnya yang lain Beliau  menyatakan kalau keimanan seseorang itu belum sempurna selama tetangganya tidak aman dari perilakunya. Artinya tidak hanya salat, puasa, atau amala ibadah lain saja kewajiban muslim namun juga menjaga hubungan baik dengan orang lain..

Lidah lebih tajam dari pedang… Karena itu alangkah baiknya jika kita selalu menjaga ucapan dan perkataan kita.. Untuk sedapatnya berkata yang baik dan bermanfaat, atau kalau tidak bisa mending diam saja ketimbang berkata buruk..

Semoga bermanfaat
(gianluigimario)

Advertisements

8 thoughts on “Arbain Nawawi : Hadits 15 – Mari Berkata yang baik, atau diam

  1. indaran says:

    berkata baik atau diam, termasuk menulis baik atau diam kan.. :mrgreen:

  2. zero seven says:

    nanti di akherat mulut ini akan dikunci
    gantinya seluruh anggota badan yang akan menceritakan kepada Allah tentang apa saja yang kita perbuat selama di dunia 🙂

  3. dave says:

    lidah itu ibarat pedang bermata dua,,
    satu sisi bisa mengeluarkan kata yg baik2..
    disisi yg laen bisa mengeluarkan kata2 yg jaad,,
    so, lidah emang tidak bertulang,,
    hati2 dalam menggunakan lidah ketika berbicara..

  4. lekdjie says:

    🙂
    smg istiqomah

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s