Apa betul Vario 125 secara desain kalah bagus dari pendahulunya??? *analisa subjektif

Sekilas kita cermati bersama, Honda Vario 125 memiliki superioritas mutlak disemua sisi ketimbang tipe Vario sebelumnya, bahkan dibanding skutik lain sekelasnya.
Tapi masak iya tanpa kelemahan??? Berikut penuturan beberapa rekan yang saya ikhtisarkan..

Bicara mesin, Vario 125 jelas unggul secara kubikasi maupun teknologi. Dengan tambahan CC itu, skutik baru ini tentu lebih powerful dari pendahulunya. Tenaga lebih joss.. Ditambah lagi dengan fitur Injeksi serta ACG starter, dipadukan dengan harga yang rasional jadilah Vario 125 salah satu matik dengan value yang terbaik yang digadang-gadang merajai dikelasnya serta menguatkan kuku penguasaan pabrikan sayap kepak di Indonesia.

Tentu saja Honda Vario 125 tak lepas dari  ‘kekurangan’..  Selain maraknya keluhan soal “mesin ngorok” yang ramai diperdebatkan, ada pula komplain soal overheating dari sisi Engine. Namun kalau diperhatikan, tak sedikit yang mempermasalahkan mengenai desainnya.

Bro Nokus misalnya. Meski sangat kepincut dengan produk unggulan dari Honda ini, tapi menurutnya tampilan Vario anyar terlalu “besar” alias kurang proporsional.
Dimensinya gendut banget mas, kayaknya kurang pas. Adikku juga ketika tak tawari mau beli tuh motor langsung bilang nggak suka karena bodinya terlalu besar
Wahhh.. apa Vario 125 segmented buat wanita/pria berbodi besar? hehehe

Opini kang Arto nyaris senada.. Hanya saja selain faktor dimensi, dia berpendapat kalau lampu belakang dari Vario 125 kurang menyatu dan terkesan nggak pas dipandang..
Tampilan lampu mburine (belakang) kurang sip, masih bagusan Vario Techno yang sebelumnya ” komentarnya.
Lah mosok kang? kan rancangan baru masak secara tampilan malah lebih mundur.. belum terbiasa kali sampean ” saya menyanggah. 😀

Seorang teman kantor juga tak ketinggalan membandingkan secara visual dengan Vario lawas. Katanya, dari samping, mesin vario anyar langsung terlihat jelas. Beda dengan versi terdahulu yang tertutup rapi sehingga tak langsung terlihat ‘telanjang’ mesinnya.
Waladalahhh.. ada matik naked juga rupanya..ckckckc

Memang nggak mungkin seluruh lapisan masyrakat bakal menyukai suatu produk secara merata, mesti ada suara subjektif yang berpendapat sebaliknya. Namun mengingat mesin Vario 125 memang lebih ‘besar’ tentu secara bodi pun lumrah bila mengalami penambahan dimensi. Mungkin suara-suara tersebut bisa dijadikan acuan AHM untuk menyempurnakan Vario 125 dimasa mendatang..terutama soal engine, agar tak menjadi keraguan bagi potential buyer yang baru..

Vario 125 pancen fenomenal.. mesin maupun kontroversi desainnya. Meskipun nothing perfect, harus diakui value yang ditawarkan emang bagus..
(gianluigimario)