Blogging harus ke satu topik, atau campur-campur???

Blog anyaran perlu fokus ke satu topik? Rasanya enggak harus..
Biasanya masih mencari jati diri, alias bahasan mana yang paling pas di hati atau yang gaya bicara kayak apa yang cocok. Semua jelas perlu waktu, dan nggak bakalan instan..

Seperti halnya warung kecil ini. Sebagai blog kemarin sore (masih merasa muda), maka tidak ada satupun topik yang konsisten, semuanya masih muncul tenggelam. Otomotif, nasihat-nasihat, blogging, tips-tips, atau berbagi pengalaman dimunculkan silih berganti. Orang bilang dengan menfokuskan diri ke satu arah, hasilnya bakalan lebih bagus namun gianluigimario lebih menyukai bahwa dengan banyaknya macam maupun ragam tulisan kita bakalan lebih enjoy berekspresi.

Malahan kalau melulu ke satu topik, terkesan obsesif atau ambisius imho.. Saya sih respek aja dengan blogger yang khusus menulis satu lingkup saja, namun saya kok lebih nyaman dengan berekspresi apa adanya.. Mau buat renungan kecil ya ditulis, mau analisa ngawur juga ditulis, pingin share pengalaman pun ditulis.. Hehe Jadi maafkan kalau isi warung campur-campur nggak karuan.
Sampean nggak suka suatu tulisan saya ya lewati aja..

Apakah demikian itu arogan?
Buat saya sih enggak. Karena namanya arogan itu merasa lebih baik dan nggak mau mendengar pendapat orang lain. Lha warung ini malah sebaliknya, merasa sebagai papan bawah namun saya sebagai admin tak mengacuhkan koment anda. Kalaupun nggak bisa seketika ya mohon dimaklumi karena ada kesibukan lain atau mood lagi kurang pas.
InsaAllah komentar panjenengan saya bales, hanya masalah waktu aja. Bilamana ada khilaf alias kelewat, itu bukan acuh namun nggak sengaja.. hehehe

Warung ini sadar bahwa dengan memilih multi-topik, mesti bakal ada pasang surut dari pembacanya namun demikian hal tersebut sudah menjadi resiko. Bagi penulis, bisa berekspresi maupun memberi manfaat dengan cara yang bebas itu kesenangan tersendiri.
Jadi bila menu warung kemarin,hari ini, maupun esok nggak pernah tetap ya harapannya pembaca lama-lama terbiasa..
Campur-campur pokoknya nggak merugikan orang lain kan nggak ada salahnya..
(gianluigimario)