Malu-maluin kalo New Vixion komstirnya masih oblag…

New Vixion penuh dengan hal baru..
Bahkan info teranyar, Spidonya semi digital mirip R15, desain dan penempatan skala atau LCDnya hampir serupa.. Berita ini semakin melengkapi spyshot yang susul menyusul sebelumnya.

Ada satu pertanyaan kecil, apakah Komstir Vixion anyar itu nggak oblagh lagi??? hehe

Begitu banyak keluhan dari pemilik Piksen soal komstir tunggangannya yang gampang rusak. Sebagai akibatnya kemudi menjadi nggak nyaman, dan paling parah mengganggu keseimbangan motor alias oleng. Kalau dibiarin apa bakalan sampai “nggak bisa berbelok”? bisa jadi..
Saya sendiri kurang paham mana yang disebut komstir itu.. 😀 (nggak gaul ya??? )
Vixion gianluigimario mengalami gejala suara aneh sekitar 6 bulan setelah inreyen. Tandanya ada “bunyi” asing kayak shock depan yang mentok.. Tapi ketika shock depan diperiksa, masih normal aja. Mau ditambah pelumas untuk suspensi, kata mekaniknya masih normal. Trus setelan di as kemudi itu pun berulang kali dikencangkan, bahkan dipukul dengan palu, namun hasilnya nihil.

Suara asing tersebut masih ada, namun anehnya setir Vixion masih normal nggak ada gejala berat atau bahkan oleng.. Karena kurang puas dengan pengerjaan beres maupun mekanik biasa, maka nyaris tiap servis rutin tempatnya nggak pernah sama..
Sampai suatu ketika oleh seorang mekanik, dikatakan kalau “kones”-nya sudah aus, waktunya ganti.. Apa “kones” itu sama dengan komstir yang dimaksudkan para blogger? nggak tahu, dan mekanik tersebut pun idem.. tahunya dia cuman “kones ya kones mas, nggak ada istilah lain…”

hehe ketimbang orangnya marah ya saya nggak tanya lagi..
Mungkin barangnya sama, namun apapun namanya wajib bagi New Vixion untuk mengembangkan kualitasnya.. Apalagi kalau rodanya makin lebar dan bodi makin berat, tentu kekuatan part vital tersebut harus lebih kuat.. Kalau masih kualitas abal-abal, bisa jadi keseringan ganti komstir..

Intinya, imho New Vixion harus menghilangkan ciri komstir oblagnya.. Jelas malu-maluin aja kalau motor canggih tapi komstirnya rapuh..Mungkin, pengalaman di Vixion lama cukup buat perancang Yamaha untuk tak mengulangi lagi kesalahannya..
Beruang tidak jatuh di lubang yang sama dua kali.. hehe
(gianluigimario)