Bahan renungan : apakah puasa kita telah mengantarkan kepada Taqwa?

Puasa di bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi kaum muslim, dengan tujuan menjadikan orang yang bertaqwa. Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pun bernasihat dalam sabdanya, bahwa orang yang berpuasa dan qiyamullail di bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan perhitungan akan diampuni dosanya, seperti baru keluar dari rahim ibu.

Nah, tujuan puasa jelaslah takwa.. namun apakah berulang kali kita melewati Ramadhan setiap tahunnya telah mengantar kita ke derajat taqwa??? tentu hanya kita sendiri yang paling tahu jawabannya..namun ciri-ciri orang bertaqwa ini mungkin dapat kita jadikan renungan.

Dalam Al-Imran 133-134 Allah menyebutkan beberapa ciri orang yang bertaqwa, yaitu :
1. Dermawan..
Orang yang bertaqwa selalu berinfaq dan sedekah baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Rasulullah pernah ditanya, shadaqah apa yang paling Utama? jawab beliau adalah “shadaqah di bulan Ramadhan”.. Oleh sebab itu kita sangat dianjurkan untuk memperbanyak infak dan sedekah di bulan puasa..

2. Penyabar..
Orang yang bertaqwa mampu mengendalikan nafsu amarahnya.. Orang yang kuat, kata Nabi, bukan orang yang mampu mengangkat beban berat atau semacamnya, namun ialah orang yang “mampu menahan nafsu dan amarahnya..”
Makanya, puasa tidak hanya menahan lapar maupun dahaga, tetapi yang tak kalah penting adalah menahan nafsu dan amarah..

3.Pemaaf.
Orang yang taqwa suka memaafkan orang lain. Adalah sebuah hal yang hebat, manakala seorang mampu membalas ketika dizalimi namun dia malah memberinya maaf., tidak sembarangan derajat orang seperti ini. Dan Rasul pun berpesan, jika ada orang yang menantangmu berkelahi atau berdebat katakanlah “aku sedang berpuasa..”

4. Berbuat baik.
Allah mencintai orang-orang yang suka berbuat kebaikan.. oleh karenanya sangat dianjurkan untuk memnuhi bulan Ramadhan dengan amal-amal dan perbuatan yang baik..

5. Ingat Allah ketika berbuat kesalahan.
Sebagai manusia yang tempatnya salah serta lupa, tentulah setiap orang pernah melakukan namanya kesalahan. Tetapi bedanya adalah, orang yang bertakwa seketika melakukan kesalahan, baik itu berbuat yang keji atau menzalimi diri sndiri, ia segera ingat kepada Allah. Lalu meminta ampun, serta tak mengulangi kesalahannya lagi.
Dibulan puasa yang penuh ampunan ini, sangatlah pantas jika kita disunnahkan memperbanyak memohon ampunan atas dosa-dosa kita..

Apakah pertanda orang taqwa itu telah kita miliki? Kalau belum mungkin ada yang kurang sempurna dari puasa kita, tentu kita jualah yang paling tahu dan mampu memperbaikinya..

Semoga bermanfaat..
(gianluigimario)

 

 

 

Advertisements

6 thoughts on “Bahan renungan : apakah puasa kita telah mengantarkan kepada Taqwa?

  1. dave says:

    komen dulu,, 😀
    semoga puasa nya lancar mas..

  2. Prabu Melaz says:

    Yang saya tahu,setiap menjelang Ramadhan,FPI dan ormas sejenisnya melakukan sweeping. Merasa sebagai utusan Allah. Hebat kan?

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s