Kawula muda lebih milih Ninja RR ketimbang CBR 150?.. mungkin karena strategi harga kurang pas..

Kalau dicermati, pada rentang harga 33-34 juta, ada dua motor premium yang populer disana dan memiliki basis penggemar masing-masing. Sebut saja CBR150R All New dan Ninja RR. Untuk saat ini siapa yang lebih digdaya??

Berhubung tidak punya data penjualan keduanya yang akurat, coba aja ditanyakan pada beberapa opini teman-teman sekitar, hehehe. Bila melihat ilustrasi data Eyang Edo Rusyanto, Kawasaki Ninja tampaknya lebih banyak terjual..

Jika direview singkat, keduanya memiliki nilai jual yang berbeda. CBR150 mengusung engine 4tak DOHC yang sudah menganut sistem injeksi, sedangkan KRR150 masih setia memakai mesin 2-tak beserta karburator, dengan fitur Super KIPS sebagai andalannya. Soal tenaga dan akselerasi jelaslah CBR bukan tandingan Ninja, karena lain mekanismenya.. Namun kecanggihan teknologi masih lebih berpihak pada motor Honda itu.

Bro Ardi, seorang teman pemilik Ninja 150L sangat tegas menjagokan KRR ketimbang CBR150.
Dengan harga yang sama, milih KRR jelas lebih realistis. RR pastilah kencengnya bukan tandingan CBR, bahkan oleh Ninja 250R sekalipun, saya masih lebih suka Ninja RR.. akselerasinya sadiss ,“ jelas Bro Ardi.
Wahh.. bahkan dibanding Ninja 250? ,“ ulang saya seakan tak percaya..
Yuppzz.. Ninja 250 mah menang CC sama bodi gagah aja. Kalau soal performa mesin, RR masih lebih bagus.. ,“ tambahnya..

Opini kang Ryu nggak jauh beda. Perjaka penunggang Vixion hitam asal sidoarjo ini juga pernah memiliki KRR warna hijau yang dia beli dua tahun lalu.
Kok nggak suka CBR kang?, “ tanya gianluigi mario membuka percakapan.
Wah kalau orientasinya kecepatan ya jelas RR lah bro.. CBR emang lebih baru dan bodinya futuristik, tapi RR emang memikat banget. Apalagi suaranya yang garang itu, nggak perlu mikir lama begitu ada dana langsung tebus yang warna ijo.. “ ujar kang Ryu.
Rupanya teman kita ini selain penggila speed tapi juga kangen sama suara mesin 2-tak nya yang nyaring itu.. hehe.

Satu orang lagi yang enggan disebut namanya hanya memimpikan motor Kawasaki itu.
Saya pernah njajal Ninja RR, wihh tarikannya ediyan banget.. Motor itu kalau dipakai pelan malah nggak enak kayak endut-endutan.. Tapi begitu gas dipelintir dikit, udah ngacir nggak karuan..
Tapi saya mah nggak bakal beli RR atau CBR 150, cukup syukuri motor Thunder saya aja, mending budget 30 juta buat investasi lain..

Walahh.. pengusaha muda ternyata..

Memang diantara teman-teman saya yang seumuran, Ninja RR lebih populer. Apalagi dengan bodi lansiran terbaru yang makin seksi, walhasil semakin bikin penasaran para penggemarnya. Beberapa motor lawas pun dilego demi menebus ‘si jambakan setan’ keluaran anyar itu..

Sayang sekali, diantara rekan dekat saya belum ada yang punya CBR150 anyar.. jadi belum tahu seperti apa opininya. Di jalan pun masih cukup jarang terlihat, sementara Ninja RR nyaris tiap hari bleyar-bleyer gas menyalip Vixion saya yang nggak berdaya, hahaha. Mungkin ini hanya fenomena di jalanan kota Pudak Gresik, aja, belum tentu di kota lain memiliki tren yang serupa.

Memang sih CBR150 nggak bisa dibandingkan RR kalau soal performa, karena jago kawasaki itu kan mesinnya 2-tak yang jelas lebih powerful secara teori mekanis. Namun motor premium Honda tersebut secara kualitas dibanding kompetitor 4-tak lain yang kapasitasnya sama adalah salah satu yang terbaik. Bisa jadi kurang populernya bukan masalah power, namun penempatan harga yang kurang tepat. Hehehe, ini murni opini saya aja.
Seandainya banderol CBR150 sedikit saja lebih rendah ketimbang  dsekarang, peminatnya pasti bejibun… Karena jika dipasang harga sama dengan RR yang terkenal superior kencangnya, jelas anak muda sekarang lebih cenderung pilih RR.. Harusnya dikasih margin harga yang realistis..

Nah, gimana opini panjenengan semua? monggo..
(gianluigimario)