Mending tunggu Beat injeksi supaya head to head sama Mio J… *analisa ringan

Setelah mencermati dua motor sport premium, nggak ada salahnya kalau ganti kita soroti dua matik dikelas entry level. Ambil saja Yamaha Mio J dan Honda Beat. Dua diantara skutik terlaris..

Ini dia tabel kecil yang saya rangkum dari situs resmi kedua pabrikan..

Pertama coba kita kupas sedikit Mio J terlebih dulu.
Dengan meninggalkan teknologi karbu, matik penerus generasi mio ini diklaim lebih irit sekaligus bertenaga. Memang aplikasi injeksi tersebut jelas mengangkat value dari Mio J, setingkat lebih advance ketimbang kompetitornya yang masih konvensional. Tapi kalau soal klaim irit dan bertenaga itu belum pasti presisi.
Lihat aja tabel resmi dari pabrikan : Meski unggul kubikasi sekitar 5 CC, Mio J malah kalah power dari Beat sebesar 0,5 PS. Mileage mah mungkin 11-12 lah, ini mungkin bisa dicatat dari data hasil test ride.

Kemudian kita beralih ke Honda Beat.
Punggawa matik Honda di kelas entry level ini penjualannya merajai nasional. Dengan mengandalkan desain imut, harga yang bersaing, serta nama besar Honda sebagai produsennya, dominasi dinasti Mio selama beberapa tahun pun tumbang..
Jika dibandingkan dengan Mio J sekarang (sebagai pengganti Mio Sporty), Beat tertinggal dalam hal belum injeksi. Juga kabarnya bodi yang kecil tersebut kurang stabil handlingnya pada kecepatan tinggi..

Berapa harganya di kawasan Jawa Timur?
Untuk Mio J CW dibanderol 13,65jt sedangkan Honda Beat CW berada di angka 13,2 jt.
Dengan formasi harga seperti ini, rasanya Beat masih punya keunggulan dari sisi Harga sedangkan Mio J menawarkan teknologi baru sebagai penyempurna Mio sporty yang sudah terpercaya. Mungkin untuk beberapa saat penjualan Beat belum akan tergeser, namun kalau Teknologi injeksi Mio J sudah diterima luas pasti bakal mengancam atau bahkan melengserkan matik Honda tersebut.

Saran kalau mau beli, pilih yang mana??? Jika Beat nanti sudah dibekali PGM-FI trademark Honda, mesti bakalan head to Head dengan YMJET FI dari Mio J. Untuk saat ini imho Mio J lebih worthy, tinggal tambah 400rb-an sudah dapat teknologi terkini.. Namun bila sampean suka Beat nan imut, dan nggak begitu peduli mau injeksi atau masih karbu ya pinang aja matik Honda tersebut 🙂

Mending sabar aja tunggu Beat injeksi, kemudian simak lagi komparasi berikutnya dari warung ini sebelum memutuskan pilih mana.  hehehe..
Mudah-mudahan warung ini diundang testride-nya :mrgreen: Kapan ya AHM, Beat injeksi lahir?
(gianluigimario)

Kisah Habib dan dua potong roti..

Suatu hari Hasan mengunjungi Habib. Habib menyuguhkan 2 potong roti gandum dan sedikit garam kepada Hasan. Tiba-tiba seorang pengemis datang, dan Habib memberikan roti dan garam itu kepadanya.

Habib,” tegur Hasan yang terlihat bingung, “ kamu orang yang baik. Alangkah  lebih baiknya jika kamu juga berpengetahuan. Kamu mengambil roti dibawah hidung tamumu dan memberikan semuanya kepada pengemis. Mestinya kamu berikan sebagian untuk pengemis, dan sebagian lagi untuk tamumu.”

Habib diam saja..

Tak lama berselang, seorang budak datang membawa sebuah baki yang berisi daging panggang, manisan, roti yang lezat, dan uang lima ratus dirham. Budak itu menyerahkan semuanya kepada Habib. Habib menyedekahkan  uang tersebut kepada fakir miskin, dan menyuguhkan makanan lezat itu kepada Hasan.

Guru,” katanya ketika Hasan tengah makan, “ Anda orang yang baik. Alangkah lebih baiknya jika anda juga memiliki sedikit keyakinan. Pengetahuan harus diiringi dengan iman.

Catatan kecil :

Kalau kita baca kisah diatas, sebenarnya tidak ada yang keliru diantara kedua orang alim tersebut. Hasan benar mengenai hak seorang tamu, akan lebih bijaksana (dan berpengetahuan) kalau roti tersebut dibagi sehingga hak tamu dan hak pengemis pun sama-sama terpenuhi..

Namun Habib berada pada level keyakinan yang luar biasa. Dia memberikan seluruh makanan bukan berniat mengecewakan tamu, tetapi menuruti keyakinan hatinya bahwa Allah akan membalas orang yang berbuat baik dengan balasan yang tak terlintas oleh pikiran, lewat perantara apapun yang Dia kehendaki..
Dan keyakinannya tak disia-siakan oleh Allah.

Di bulan puasa ini, mari perbanyak sedekah dan infaq kepada orang yang memerlukan. Yakinlah Allah pasti akan membalas kebaikan, kalau bukan sekarang mungkin akan dijadikan bekal bagi kita di kehidupan nanti.. aminn..

Semoga berguna
(gianluigimario)