Kisah Kang Cimung, dari jagoan RX King beralih ke matik mania…

Kang Cimung dulu punya motor kesayangan, sebuah RX King yang menemaninya kemana-mana..  Karena beberapa alasan, motor itu pun terpaksa dijual, meski sebelumnya ditawar banyak orang dia bersikukuh nggak jual akhirnya toh luluh juga..

Padahal si Raja jalanan itu menyimpan  sejuta kenangan.

Salah satunya ketika ketika lelaki asal kota petis Sidoarjo ini dicegat polisi karena enggak pake helm. Teman yang dia bonceng, Cak Gombloh langsung melompat turun dan hilang entah kemana keder oleh gertakan pak Polisi. Enggak dinyana, Kang Cimung bukannya nyerah, malah memilih untuk melarikan diri. Digebernya RX King sekencang kencangnya, dan diikuti seorang polantas bermotor Trail.

Gas dia putar mentok, dan kecepatan dipacu maksimum. Pak Polantas pun ketinggalan..
Setelah jarak cukup aman, Kang Cimung memilih berbelok dan sembunyi diantara kumpulan pedagang kaki lima, sambil menunggu pengejarnya lewat.. Keluarlah kang Cimung setelah melihat motor Trail yang meraung dan makin jauh.. Ia pun meneruskan perjalanannya lewat pelosok-pelosok gang.
Tiba dirumah, ternyata Cak Gombloh sudah nyampe duluan naik angkot.. hehe

Insiden yang lain juga tak kalah seru, yang tak akan terlupakan karena memaksa nya berbaring istirahat selama beberapa minggu.
Ceritanya dimulai pagi-pagi benar ketika Kang Cimung mau berangkat kerja. RX King pun digeber cukup kencang, sambil menguntit di belakang pikap bermuatan sayur yang siap dia salip.

Siapa sangka mobil di depannya tersebut berhenti tiba-tiba.. Kang Cimung yang menyadari bahwa jaraknya sudah nggak memungkinkan menghentikan motor pun mengambil keputusan berani : Melompat kebelakang dari RX King yang dia tunggangi!
Kejadian selanjutnya bisa ditebak.. Motor tanpa awak tersebut menyundul buritan pikap, dan Kang Cimung sendiri terjengkang sambil memegangi pantatnya yang sakit bukan main. Untungnya nggak ada kendaraan lain yang menabraknya dari belakang.. Setelah dirawat dirumah sakit, cedera pinggulnya mengharuskan dia istirahat total beberapa lama..

Walau demikian menurut kang Cimung motor itu sangat bandel, nggak pernah rewel kecuali sekali saja ketika mogok di tengah jalan. Di engkol berulang kali nggak mau hidup padahal bensin masih utuh. Setelah dituntun sampai rumah, ketahuan kalau oli sampingnya nyaris habis. Pun begitu kata Kang Cimung mesinnya nggak mengalami masalah serius..

Setelah dilego dengan berat hati, dia pun beralih ke motor baru.. Coba tebak apa? Honda beat mas bro..
Hehe, cukup menarik juga ya..dari RX King yang kencang dan macho kok ndilalah jadi Beat mania. Maklum kang Cimung sudah menyadari usianya dan memikir keluarga agar anak ceweknya juga bisa memanfaatkan.. Masak cewek SMP harus disuruh pakai RX King??? 🙂