Ikutan silaturahim JatimotoBlog : Capek banget..tapi menyenangkan..

Gianluigi mario ikutan ngumpul Jatimotoblog di Blitar, sekaligus turing ke berbagai kota hari Sabtu dan Minggu.
Uppps, rupanya cukup melelahkan…
Perjalanan dimulai dari keberangkatan mario menuju rumah Ridertua di Bangil, pasuruan. Dari Gresik sekitar pukul 13.40, saya sampai di tujuan jam 15.10. Hari sabtu rupanya jalanan cukup padat dan sesak.

Setelah istirahat sejenak sambil nyeruput kopi yang disuguhkan tuan rumah, Gianluigi mario dan Ridertua pun bertolak ke kota dingin malang dua puluh menit kemudian tepatnya jam setengah empat sore. Jam lima kami sampai di Batu karena kang Heru berniat mampir terlebih dulu kerumah saudaranya. Sekitar magrib kami berdua berangkat menuju Blitar tempat pertemuan digelar, yaitu rumah mas Rudi antony pemangku warung RudiSoul.wordpress.com.

Ada pengalaman cukup lucu dalam perjalanan ke arah Kepanjen. Mario dan Ridertua sebenarnya ‘tersesat’ di gelapnya malam karena lupa jalan ke arah sana.. Namun karena kepercayaan diri yang tinggi, kami tetep ngebut dan nggak ragu lagu terus jalan lurus mengikuti plakat penunjuk jalan. Baru kali ini saya melihat “sudah tau kuliru jalan tapi masih PeDe..”.
Sampai di stadion kanjuruhan barulah saya sadari kalau kita berdua mengambil jalan memutar lewat jalur gondang legi..ckckckc. Sampai di Kepanjen emang, namun rutenya kira-kira 10km lebih jauh, hufff.

Dari Kepanjen lanjut terus ke Blitar lewat jalan yang penuh tikungan dan meliuk-liuk, namun cukup sepi dan di beberapa titik nggak ada lampu jalan :(.
Tepat jam 8 malam sampai juga di rumah kang Rudi, biarpun sempat saling mencari dan hilang, hehe. Acara malamnya bisa ditebak, cangkruk di alun-alun kota Blitar..lalu tak lupa tidur 😀

Minggu diisi dengan agenda yang sangat padat dan melelahkan, namun tentu saja tetap semangat!
Selesai menghabiskan sarapan, tanpa buang waktu panjang lokasi Candi Penataran pun dilahap.. Kemudian dilanjut mendaki ke kawah Gunung Kelud yang tersohor itu.


Sambil melepas penat, santapan sate bekicot di kota Kediri menjadi tujuan selanjutnya. Lalu ditutup dengan mengunjungi simpang lima dari kota Tahu kediri yang terletak di Gumul (cmiiw). Sebelum pulang ke kota masing-masing, membeli oleh oleh jadi jadwal yang wajib biar para famili di rumah enggak kecewa..

Huuufff.. total perjalanan dari Gresik-Blitar-Gresik tercatat di spido Piksen sejauh 465km. Cukup menguras tenaga bagi Mario yang belum terbiasa turing jauh, beberapa kali kedua pundak kerasa sakit namun ditahan karena sungkan..haha.
Biarpun sekarang masih cukup penat, namun catatan perjalanan dan pengalaman ditempat yang belum pernah disinggahi sebelumnya adalah obat yang menghibur..
Mudah-mudahan silaturahim antara Blogger, komentator, atau komunitas tetap terjalin dan rutin diadakan.

Gresik mau didapuk jadi tuan rumah??? siapa takut.. silahkan ke kota Pudak, dengan senang hati mario dan teman-teman disini akan menyambut para sedulur semua.. Monggo..
(gianluigimario)