Sifat Pemaaf dan pengertian di jalan, alangkah indahnya….

Beberapa hari yang lalu Gianluigi Mario sempat membaca satu kolom dari koran lokal Jawa pos, lupa tanggalnya, namun ingat betul alur cerita karena isinya cukup berkesan dan bagus..
Kisahnya melibatkan tiga pelaku, yakni anak-anak pejalan kaki, seorang pengendara mobil, dan seorang biker.

Singkatnya pada suatu hari si Sopir mobil sedang melewati jalan raya, yang kemudian dikejutkan dengan anak-anak menyebrang jalan didepannya secara tiba-tiba. Reflek sang driver adalah mengerem mendadak demi menghindari tabrakan maut penyebrang didepan mobilnya. Akhirnya si roda empat pun berhasil dihentikan tepat pada waktunya.

Tak dinyana, dari belakang ada suara seorang pengendara motor yang terjatuh akibat mobil berhenti mendadak.. Sopir bermaksud menolong dan melihat keadaan biker yang jatuh itu namun dia sudah nggak kelihatan. Sejurus kemudian, biker tersebut sudah ada didepan kaca mobilnya dan melambaikan tangan sambil senyum dan berlalu.. Si sopir pun berterimakasih atas jiwa besar dan pengertian biker yang ada didepannya itu..

Yang dapat ditarik dari kisah singkat ini adalah, alangkah indah jika kita saling pengertian dan menghormati serta memaafkan orang lain, meski kita kadang terzalimi. Membalas atau emosional mungkin adalah tindakan yang menjadi hak kita, namun akan menjadi nilai lebih bila kita memberi maaf.. dan kedamaian pun tercipta..

Semoga bermanfaat..

Cak Eko, dari Ninja RR kepincut Ninja 250 FI..

Dua nama yang sangat identik dengan motor kencang produksi kawasaki, yakni Ninja 150RR dan Ninja 250FI yang baru aja brojol satu bulan terakhir.

Banyak yang punya  RR sangat fanatik dan nggak mau pindah ke lain hati, itu terlihat dari komentar pada artikel saya mengenai Ninja 2 tak itu..bahkan saat ditawari Ninin 250 sekalipun!!
Tapi mungkin itu hanya soal selera saja, karena secara prestise si Ninja seperempat liter jelas lebih bernilai, imho..

Contohnya teman gianluigi mario asal kota udang Sidoarjo, sebut saja namanya cak Eko. Setelah malang-melintang di jalanan Sidoarjo maupun Surabaya dengan jambakan setan si ijo Ninja RR selama dua tahun lebih doi kepincut dengan Ninja 250 FI.

Perjaka yang juga memiliki usaha jual buah-buahan ini pun tak ragu melego RR miliknya, demi naik kelas dan prestise dengan meminang Ninja 250FI teranyar. Meski kudu indent panjang terlebih dulu 2-3bulan, doi nggak mundur, si Ninin harus dimiliki.. Dan penantiannya pun akhirnya usai seminggu yang lalu.

Motor besar yang didapatnya dari Kawasaki Surabaya seharga 54jeti ini pun menjadi tunggangan baru Cak Eko. Menurut estimasinya, Si Ninin 250 itu memiliki mileage sekitar 20 KPL..wow cukup boros juga hampir sama dengan suzuki Carry hahaha.. Tapi overall, Cak Eko sangat puas dengan kendaraan baru yang menurutnya sangat keren itu..
Maklum aja, harganya juga keren : 54juta!!! 🙂

Jadi, nggak semua penyuka RR ogah pindah kelas mencicipi Ninin 250.. Ini hanya perkara selera saja, dan kesukaan tiap orang kan beda-beda? Sampean lebih suka yang mana??? monggo..