Kenapa Yamaha bersikeras New Vixion masih SOHC? *opini ringan..

Vixion memang motor laris, sekarang sudah menjamur tanpa kendali..

Kalau dipikir-pikir, aura karakter Vixion lebih mendekati sportbike harian. Cocok buat aktivitas dalam kota yang nggak jauh-jauh amat, atau stop and go track. Disini mesin sohc Yamaha terasa pas banget menyusuri padatnya perkotaan, dan maneuver Vixion lumayan mantap untuk melibas tikungan-tikungan atau gang-gang kecil..
Sport bike yang ekonomis berbekal tarikan SOHC yang cukup josss..

Jika dipakai luar kota atau trek yang jauh, mungkin ‘karakter’ Vixion kurang pas alias bukan habitat terbaiknya, meskipun masih bisa melibasnya dengan cukup lancar. Coba aja pakai buat turing, atau naik gunung, niscaya posisi ridingnya relatif kurang nyaman.
Apalagi kalau ketemu jalur lurus panjang yang banyak dijumpai diluar kota.. geber gas poll paling ya “hanya” 125-130 kpj( kondisi std).  Kerasa limit powernya.

Apakah Vixion banyak kekurangan? Imho, memang genre dia sendiri bukan untuk betot gas pol atau menyusuri perjalanan jauh.. Itu mah habitatnya DOHC atau motor lain yang dipenruntukkan turing. Dari posisi riding atau ergonomis kan berbeda..

Lha nantinya apakah New Vixion masih mewarisi karakter Vixion? Hampir pasti iya..

Kalau keran sales sport yamaha terbesar ada di dalam kota, mengapa harus ‘bertaruh’ mengubah strategi menuju luar kota.. Permintaan DOHC pastilah banyak, namun untuk Vixion rasanya nyaris nggak mungkin diubah, karena memang desainnya tidak ditujukan buat geber speed, balapan, dsb..
Suara yang masuk untuk dobel kem mesti masih lantang, namun imho YIMM bakal tetap bersikeras mempertahankan gen lawas..

New Vixion masih SOHC??? Sudahlah, terima aja.. pancen segementasinya memang bukan mengejar kencang atau powerfull, namun meneruskan prestasi Vixion old yang stop and go ..
(gianluigi mario) *opini ringan