Kisah Ibrahim dan jarum, benang, serta wadah air..

Ibrahim Al Khawaas selalu mempertajam tawakalnya. Dia membawa jarum,benang, wadah air kecil, dan potongan kain. Dia ditanya, ” Wahai Abu ishaq (panggilannya), kenapa kamu membawa ini dan tidak membawa apa-apa lagi?”

Ini merupakan perumpamaan Tawakkal yang tidak rusak, karena Allah memberikan bagian kepada kita. Orang fakir hanya membawa satu pakaian. Terkadang pakaian itu sobek. Apabila tidak membawa jarum, dan benang auratnya akan terbuka. Apabila dia tidak membawa wadah air kecil, dia akan kesulitan bersuci (wudhu).
Apabila kamu melihat orang fakir namun tidak membawa jarum, benang, dan wadah air kecil, perhatikan ketika dia shalat,” jawab Al-Khawwas.

Hikmah kisah :
Bertawakal adalah sebuah amal batin yang sangat mulia.. meski demikian jangan sampai melalaikan ibadah lainnya kepada Allah karena terlalu bertawakal hingga menyebabkan kesulitan dalam shalat, menutup aurat, dan sebagainya..

Tawakal yang benar adalah didahului oleh upaya..