Kisah Ibrahim dan jarum, benang, serta wadah air..

Ibrahim Al Khawaas selalu mempertajam tawakalnya. Dia membawa jarum,benang, wadah air kecil, dan potongan kain. Dia ditanya, ” Wahai Abu ishaq (panggilannya), kenapa kamu membawa ini dan tidak membawa apa-apa lagi?”

Ini merupakan perumpamaan Tawakkal yang tidak rusak, karena Allah memberikan bagian kepada kita. Orang fakir hanya membawa satu pakaian. Terkadang pakaian itu sobek. Apabila tidak membawa jarum, dan benang auratnya akan terbuka. Apabila dia tidak membawa wadah air kecil, dia akan kesulitan bersuci (wudhu).
Apabila kamu melihat orang fakir namun tidak membawa jarum, benang, dan wadah air kecil, perhatikan ketika dia shalat,” jawab Al-Khawwas.

Hikmah kisah :
Bertawakal adalah sebuah amal batin yang sangat mulia.. meski demikian jangan sampai melalaikan ibadah lainnya kepada Allah karena terlalu bertawakal hingga menyebabkan kesulitan dalam shalat, menutup aurat, dan sebagainya..

Tawakal yang benar adalah didahului oleh upaya..

6 thoughts on “Kisah Ibrahim dan jarum, benang, serta wadah air..

  1. dave says:

    sep..

  2. Yoshi says:

    pencerahan. . .

  3. zul fauzi says:

    mangtafff 🙂

    semoga kita selalu istiqomah dalam tawakkal 🙂

    http://zulfauzi.blogspot.com/2012/10/kabel-koil-pulsar-putus.html

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s