Catatan perjalanan dari Tanjung Papuma …

Ini dia sekadar tulisan kecil perjalanan dari Jember hari minggu yang lalu.  Karena keterbatasan waktu, Pantai Watu Ulo dipending dan hanya Tanjung papuma saja yang sempat dikunjungi.. Meski begitu rasanya cukup puas, karena diantara banyak pantai yang pernah gianluigi mario singgahi, Papuma adalah salah satu yang terindah.. (lebay???) :mrgreen:

Kota Jember jika diukur dari Gresik sekitar 5 jam perjalanan, kira-kira 260km. Bro Fery merupakan rekan kantor yang berasal dari sana, tepatnya Kecamatan Ambulu. Berangkat jam 12siang, sampai di kota pesisir selatan itu pas Magrib. Kami bermalam terlebih dulu dirumah doi sembari beristirahat, baru keesokan harinya menyempatkan untuk jalan-jalan.

Dari rumah bro Fery, perlu sekitar 10km lagi untuk sampai di tempat tujuan. Papuma ini satu jalan utama dengan Pantai Watu Ulo, namun 3km sebelum bibir laut jalanan pun bercabang.. Papuma ke kanan, sedangkan Watu Ulo lurus. akses ini termasuk cukup baru, karena dulu untuk masuk Pantai pasir putih ini kudu masuk Watu Ulo terlebih dulu (bayar dobel). Nama lainnya adalah Pantai Walikan/Malikan yang berasal dari istilah jawa “walik” (balik), karena terletak dibalik bukit jika dilihat dari Watu Ulo.

Sekilas pantai Watu Ulo dipandang dari portal masuk Papuma

Sekarang sudah dirintis jalan masuk yang tersendiri, akibatnya Pantai Watu Ulo pun relatif sepi karena kebanyakan beralih ke Walikan..

Karcis masuk per-orang 7000 rupiah, dan tiap motor dikenai parkir tambahan 2000 rupiah lagi. Seperti apa pemandangannya???
Tanpa perlu banyak penjelasan, lebih afdhol kalau sampean lihat sendiri hasil jepretan kamera (pinjaman) ini.. 🙂

Ada yang tertarik kesana? dijamin nggak bakal kecewa karena penat sampean akan terobati oleh eloknya panorama.. Monggo…