Dari Tiger Revo beralih ke Vario Techno, demi keluarga…

Kalau ada skutik mania yang beralih ke motor batangan, itu banyak diantara teman gianlugi mario.. Namun bila sebaliknya setelah naik motor kopel banting setir ke mesin otomatis lebih jarang di jumpai.

Salah satunya Mas Joko, lelaki yang kesehariannya mengelola sebuah warung kopi di Kota Gresik. Tiga tahun yang lalu saya masih inget betul doi tunggangannya Tigie Revo warna item yang cocok banget sama perawakan kekar tubuhnya. Si Macan disayang banget olehnya hingga nyaris tiap kali mampir selalu terlihat kinclong.

Namun seusai mengakhiri masa lajang, ternyata sepak terjang si macan ikut berakhir.. Di lego oleh empunya dan berganti ke Vario Techno anyar. Iseng ketika saya tanya kemana si Tiger mas? Jawabnya dijual karena tuntutan kebutuhan keluarga dan usaha.. lohh?

Maksud si doi adalah dengan beralih ke matik bakalan memudahkan aktivitas harian nya beserta sang istri dan anak. Sobat kita ini mengaku kesulitan kalau membawa banyak barang dagangan dengan motor laki karena kopel manual, apalagi kalau sang anak yang masih balita turut serta. Dengan  keberadaan matik pula, istrinya bisa leluasa mengajak si buah hati jalan-jalan berbeda kondisi ketika dia nggak bisa naik Tiger..
Sebuah pilihan yang memiliki banyak nilai positif sekaligus, namun harus mengorbankan sang macan 🙂

Tapi memang logis, untuk kebutuhan sekeluarga matik adalah pilihan yang terbaik..