catatan puasa.. menikmati

sudah sepuluh hari  (atau lebih) puasa tahun ini berjalan. Bagi sebagian orang mungkin terasa panjang,namun sebagian yang lain merasa pendek.

Ada yang berpuasa masih marah-marah, atau mengumpat, mencela, itu mungkin dirasakan sebagai puasa yang panjang. Atau bagi yang “bermewahan” saat buka maupun sahur, puasa mesti jadi semacam penantian dan meledaknya dana belanja. Memang pekerjaan setiap orang bisa berbeda ada yang lebih menguras fisik, ada yang biasa, dan macam lainnya.

Tidak patut satu orang mencela saudara yang lain, boleh jadi saudaranya itu lebih mulia..lebih diterima amalnya. Orang yang menguras fisiknya namun mampu berpuasa penuh, niscaya puasanya lebih bernilai.

Sikap yang baik adalah kita bersahur dan buka seperlunya, berpuasa makan minum dan panca indera, dan yang penting menikmati puasa itu sendiri. Soal penilaian, pahala, diterima tidaknya itu urusan Allah. Bukankah ketika kita menikmati sesuatu, maka tidak akan merasa berat melakukannya??

Maka dari itu : nikmatilah puasa..

 

Advertisements

harusnya lebih bersyukur..

bila direnungkan lebih mendalam, sebenarnya saya termasuk yang kurang bersyukur kepada Allah. saya sering lupa luasnya nikmat sehat, rejeki yang cukup, keluarga dan teman yang selalu mendukung, juga lupa anugerah yang terbesar : iman.

seringkali cuma karena sakit gigi sehari, lupa barokah sehat yang Dia beri sepanjang tahun.
mendengar kelimpahan harta orang, lupa betapa masih banyak yang bernasib lebih malang dan kekurangan ketimbang kondisi saya.
hanya sebab satu perselisihan kecil, terkadang membenci seorang teman padahal dia meluangkan waktu dan menemani bertahun-tahun.

tapi beruntung, Allah Maha sabar. meski banyak kufur atau lupa banyak hal, Dia masih tak menghentikan nikmat dan rejeki. Dia juga masih menjadikan saya orang beriman, masih senantiasa mengingatkan dikala terjerembab dalam kesalahan.

Allahu akbar.
Allahu akbar.
Allahu akbar walillahilhamd..

Harusnya saya lebih bersyukur ūüė•

serasa jadi blogger newbie lagi..

soal usia, mungkin blog saya ini tergolong pertengahan yaitu 1,5 -2,5 tahun. memulai start dari tanggal 1 januari 2012 (atau 2013 saya  lupa  ), rasanya  cukup banyak yang telah saya tulis untuk para pembaca, dan terutama juga untuk diri saya sendiri.

Umur, atau tanggal lahir blog itu agak lupa karena bukan sesuatu yang teramat penting untuk diingat,  acuhkan saja. meski satu blog baru berusia satu hari, jika dia telah memberi manfaat pada banyak orang, tanpa ragu saya mengakui kalau dia telah melakukan hal besar, melebihi yang saya lakukan 2 tahun itu.

pertemuan dengan para blogger Jatimotoblog di Gresik kemarin semakin menandaskan hal itu. banyak hal yang tidak saya tahu, yang ternyata merupakan fakta umum dunia blogosphere. misalnya ada karyawan produsen roda dua yang kehilangan pekerjaan, istilah word art, vcc, kalau mas iwb pernah di-banned, juga mas taufik julukannya Wak Ji, saya juga enggak tahu kalau embah dukun dan mas tri pernah berselisih faham. Haha.. benar-benar gaptek ternyata seorang gianluigi mario :mrgreen:

saya juga nggak mengerti (apalagi punya) apa itu whats app, jelly bean, paypal, atau istilah asing lain.. kemana aja ya saya selama ini kok begitu awam??? haha. terus terang saya minder, dan dengan senang hati mengakui bila saya lah blogger paling nggak mutu dan newbie dibanding mereka semua.

newbie

salam dari blogger newbie..
biar gaptek tapi tetap semangat ūüôā

utak-atik prinsip hidup…

kata orang, prinsip itu penting..
bahkan nomer satu…
(tapi menurut saya nomer satu tetep syahadat) :mrgreen:

prinsip harus jujur, apa adanya nggak dibuat buat..
atau di manipulasi biar keren…

“berjuang sekuat tenaga dan berdamai dengan takdir”.
apa maksudnya?

dalam sendi kehidupan ini ( ūüôā ) kita bisa memilih tiga hal :
1. berjuang
2. berdoa
3. berdamai.

Kalau kita mau mencapai sesuatu, berjuanglah. Bila merasa berdoa saja cukup, maka tengadahkan kedua tangan juga hadapkan hati kepada Allah. Kekuatan doa sungguh luar biasa.
Namun jika kita merasa cukup dengan yang Allah beri di tangan kita, ya terima saja takdir dengan damai.

Bukan berarti ketiganya nggak bisa digabung loh!
Berjuang dulu sepenuh tenaga sembari berdoa kepada Allah, lalu ketika pilihanNya telah ditetapkan bagi kita, yawes berdamai saja dengan takdir.
Bisa jadi keinginan kita tak tercapai, tapi paling tidak kita sudah pernah berjuang.. ūüėÄ

Sikap yang baik saat sakit..

sikap yang baik saat sakit? judul yang aneh ya..

tapi penulis  berpendapat kalau kita bisa bersikap baik dengan 3 hal :
– diterima saja
– berdoa mohon kesembuhan
– berupaya mencari kesembuhan

untuk sikap pertama, itu susah dijabarkan.. ūüôā

nah sikap yang kedua lebih mudah diterangkan (tapi sama sulitnya untuk dipraktikkan). Jika kita memiliki keyakinan yang sepenuh hati tanpa keraguan bahwa Allah akan menyembuhkan, saya yakin Dia tak akan mengecewakan doa dan keyakinan orang yang bersimpuh dihadapannya. Ini level keyakinan nabi dan orang yang dekat kepadaNya.

bila kita tak mampu bersabar, atau menahan sakitnya maka upaya lah. carilah obat dan dokter. Allah menurunkan ujian sakit, namun Dia juga menurunkan penawarnya, lewat perantara ataupun langsung. teruslah berusaha sembari yakin Allah memberi kesembuhan.

Mengeluh??? kita ini manusia biasa, mana bisa nggak mengeluh jika memang deritanya tak tertahankan..Yang terpenting jangan mengeluhkan kebijakan dan kasih sayang Tuhan. Dia tidak mungkin keliru..

Amalan yang paling utama…

Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Allah mewahyukan kepada Nabi Musa Alaiahis salam : ” Apakah kamu pernah melakukan amalan yang hanya diperuntukkan untukKu?
Musa menjawab, ” Wahai Tuhanku, shalatku, puasaku, sedekahku hanya untuk Mu.”
Allah berfirman, ” Sesungguhnya salat itu adalah bukti bagimu, puasa adalah benteng bagimu, sedekah adalah naungan bagimu, zikir adalah cahaya bagimu. Lalu manakah amalan yang kamu lakukan untuk-Ku?
Nabi musa bertanya,” Tunjukkanlah kepadaku amalan yang diperuntukkan bagiMu.

Allah berfirman,” Hai Musa, apakah kamu mencintai pengikutmu karena-Ku dan membenci musuhmu karena-Ku?
Maka Nabi Musa mengerti bahwa amalan paling utama adalah cinta dan benci karena Allah..

catatan kecil :
Pada dasarnya semua amal ibadah kebaikannya akan kembali kepada kita. Itu akan menjadi bekal kita di kehidupan sekarang maupun nanti.
Namun yang lebih utama dari itu semua adalah cinta sesuatu, atau membenci sesuatu itu karena Allah.. Sampean mencintai harta? cintailah dengan niat karena harta itu mengantar kepada keridhaan Allah. Cinta kendaraan? cintai karena menjadi pendukung menghidupi rezeki demi keridaan Allah..

Tahun ini berkurban? jangan lupa niatkan cinta berkurban hanya untuk Allah..

Kisah Ibrahim dan jarum, benang, serta wadah air..

Ibrahim Al Khawaas selalu mempertajam tawakalnya. Dia membawa jarum,benang, wadah air kecil, dan potongan kain. Dia ditanya, ” Wahai Abu ishaq (panggilannya), kenapa kamu membawa ini dan tidak membawa apa-apa lagi?”

Ini merupakan perumpamaan Tawakkal yang tidak rusak, karena Allah memberikan bagian kepada kita. Orang fakir hanya membawa satu pakaian. Terkadang pakaian itu sobek. Apabila tidak membawa jarum, dan benang auratnya akan terbuka. Apabila dia tidak membawa wadah air kecil, dia akan kesulitan bersuci (wudhu).
Apabila kamu melihat orang fakir namun tidak membawa jarum, benang, dan wadah air kecil, perhatikan ketika dia shalat,” jawab Al-Khawwas.

Hikmah kisah :
Bertawakal adalah sebuah amal batin yang sangat mulia.. meski demikian jangan sampai melalaikan ibadah lainnya kepada Allah karena terlalu bertawakal hingga menyebabkan kesulitan dalam shalat, menutup aurat, dan sebagainya..

Tawakal yang benar adalah didahului oleh upaya..

Doa yang ditolak dan doa yang diterima..sebuah kisah Bani Israil.

Dalam sebuah kisah Bani Israil, diceritakan mengenai perjalanan seorang saleh yang diikuti oleh seseorang yang selalu berbuat dosa dan terkenal fasik (jahat).
Dia duduk bersandar dalam posisi yang berjauhan dari mereka dengan berdoa kepada Allah, “Ya Allah, ampunilah aku…”

Bersamaan itu, lelaki saleh tersebut juga berdoa, ” Ya Allah, besok di hari kiamat jangan Engkau kumpulkan aku bersama dengan orang yang maksiat itu.’

Setelah itu, Allah memberikan wahyu kepada Nabi-Nya, ” Aku mendengar doa kedua-duanya. Doa orang yang saleh Kutolak, dan doa orang yang selalu berbuat maksiat akan Aku ampuni. “

Hikmah cerita :
Allah akan mengampuni kita, meski seberapa banyak kesalahan jika memohon ampun kepadaNya dengan penuh tawadhu..
Sebaliknya, janganlah berdoa dengan angkuh dan menganggap lebih mulia dari orang lain karena doa yang tidak disertai hati bersih akan tertolak..

Bukankah akan lebih indah jika kita doakan juga orang yang bermaksiat akan  mendapatkan petunjuk dan segera bertaubat???

Jauhilah Dengki…

Abdullah bin Mas’ud mengatakan bahwa Rasulullah Shalallahualaihi wasallam bersabda :
Ada tiga hal yang menjadi pondasi setiap kesalahan, maka jagalah dan hindarilah. Pertama, hindari olehmu kesombongan karena sombong inilah yang membawa iblis tidak mau sujud kepada Nabi Adam alaihis salam. 
Kedua,  hindarilah olehmu sifat tamak, karena tamak inilah yang menjadikan Nabi Adam memakan pohon (khuldi).
ketiga, takutlah kamu pada dengki karena kedua anak Adam salah satunya telah membunuh yang lain disebabkan oleh dengki. ” (HR Ibnu Asakir).

Dikisahkan pula bahwa Nabi Musa alaihis salam pernah melihat seorang laki-laki berada disinggasana kerajaan. Nabi Musa merasa senang dan bertanya kepada seseorang “Apa amalan yang dikerjakan orang itu?”
Orang itu tidak pernah dengki kepada orang lain sehingga diberi keutamaan oleh Allah..”

Hikmah :
Hendaklah kita menjauhi sifat dengki (benci melihat orang lain mendapat kenikmatan), karena sifat ini jika dituruti dapat menyeret kepada dosa besar yakni pembunuhan.
Dan dengan tidak pernah mendengki orang lain, semoga Allah senantiasa memberi kita keutamaan..

Istiqomah itu luar biasa sulit..

Suatu hari saya melihat Nabi Shalallahu alaihi wasallam dalam mimpi,” cerita Ali Asy-Syabawi,” lalu saya bertanya kepada beliau,

Diceritakan dari Tuan kalau Tuan pernah berkata: surat Hud menjadikan rambutku beruban. Apakah yang menjadikan rambut tuan beruban? Apakah kisah-kisah para nabi ataukah kerusakan umat?

Kemudian beliau menjawab : ‘Bukan itu, akan tetapi firmanNya yang berbunyi :
Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar sebagaimana diperintahkan kepadamu‘ (QS. HUD:112)”

catatan :
Istikamah merupakan sesuatu yang amat penting dalam ibadah sekaligus hal yang sangat berat.. Bahkan dikatakan bahwa orang yang tidak bisa menetapi sifat baiknya, maka dia tidak bisa memperbaiki dan meningkat dari satu maqam ke maqam (derajat) berikutnya..

Bila Rasulullah saja menjadi beruban karena agungnya perintah istiqomah, apalagi bagi kita manusia biasa.. Namun mari memulainya dengan beristikamah pada hal-hal yang kecil terlebih dulu.