Kisah Islamnya Abu Bakar.

Diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud yang diceritakan sendiri kepadanya oleh Abu Bakar, tentang bagaimana Abu Bakar R.A. memeluk agama Islam.

Kata Abu Bakar R.A. ketika menceritakan suatu kisah mengenai dirinya kepada Ibnu Mas’ud, “Aku pernah mengunjungi seorang tua di negeri Yaman. Dia rajin membaca kitab-kitab dan mengajar banyak murid. Dia berkata kepadaku:
Aku kira tuan datang dari Tanah Haram.
Benar, “jawabku.
Aku kira tuan berbangsa Quraisy?”
Benar,” ujarku lagi.
Dan apa yang aku lihat, tuan dari keluarga Bani Taiyim?
Benarlah begitu,” tambahku selanjutnya.

Orang tua itu terus menyambung, katanya, “Ada satu lagi hal yang hendak aku tanyakan dari tuan, yaitu tentang diri tuan sendiri. Apakah tak keberatan jika aku lihat perutmu?
Maka pada ketika itu aku pun berkata, “Aku keberatan hendak memperlihatkan selagi tuan tidak menyatakan kepadaku masalah yang sebenarnya.”

Selengkapnya

Tidur Dalam Islam.

Imam Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari Aisyah bahawa Nabi telah bersabda: “Jika salah seorang di antara kamu berasa mengantuk, hendaklah kamu tidur sehingga hilang rasa mengantuknya. Jika seseorang bersembahyang ketika mengantuk berkemungkinan dia membaca istighfar sedangkan sebenarnya dia sedang mencaci dirinya sendiri.”

Tidur Dan Istirahat yg cukup adalah Ibadah. Islam adalah satu agama yang seimbang. Ia mementingkan tidur dan istirahat agar ibadah dan aktiviti akan dapat dilakukan dengan baik. Dalam sebuah hadis disebutkan tentang kisah Abu Darda’ yang, di antaranya, tidak mau tidur malam karena ingin melakukan ibadah. Salman, sahabatnya, telah menegurnya dengan berkata: “Tuhanmu ada hak ke atasmu, badanmu ada hak ke atasmu dan isterimu ada hak ke atasmu. Berikan kepada semua ini haknya.” Ketika Nabi mendengar perkataan Salman, Baginda berkata: “Benarlah Salman.” (Bukhari)

Selengkapnya