Bahayanya kalau terlalu dekat dibelakang mobil.. nyaris nyungsep.

Saat perjalanan ke Paiton minggu lalu, ada  banyak pemandangan yang menarik.. Namun karena enggak memiliki kamera, dan konsen riding, tentu saja tidak ada foto untuk itu 🙂

Salah satunya waktu diwilayah perbatasan Probolinggo-Pasuruan.
Sekitar 4 meter didepan Gianluigi mario, ada sebuah mobil kijang yang berjalan cukup santai. Beberapa pengendara motor dibelakangnya tampak tidak sabar dan berusaha menyalip namun nggak berhasil..

Tapi ada satu motor bebek (disinyalir mirip supra lawas 100CC) yang cukup ngotot membuntuti sejak 5 menit yang lalu.. Jarak si Supra dan Kijang hanya setengah sampai satu meter saja, mirip jarak yang ada di motogp tuh.
Lha kejadian menariknya saat bumper belakang kijang lepas bautnya dan menggeser aspal tapi nggak sampai jatuh. Kijang pun mengerem dan berusaha menepi.

Namu supra yang berboncengan itu tentu saja sangat kaget. Tepat ketika bumper menyentuh jalan dan kijang mengerem, rider terlihat tegang karena jarak kedua kendaraan nggak sampai setengah meter. Mengerem mendadak pasti terjatuh, nggak mengerem jelas masuk kolong mobil!!!..
Tapi si biker rupanya cukup lihai. Setelah sekitar 100m berjuang menjaga kendaraan agar tak mencium mobil dan juga nggak ndelosor, roda belakang terlihat beberapa kali sliding hingga akhirnya Supra berhasil dikuasai.. Kijang pun dengan aman berhenti di tepi ruas jalan.

Yang jadi pelajaran safety untuk kita adalah, sudah banyak rambu untuk menjaga jarak kenapa masih juga dilanggar karena terburu-buru???


Keselamatan tentu lebih penting, karena kita nggak tahu bisa saja sewaktu-waktu kendaraan di depan mengerem tiba-tiba.. Untungnya dalam kejadian diatas nggak sampai terjadi kecelakaan fatal..

Semoga berguna..

Advertisements

18 thoughts on “Bahayanya kalau terlalu dekat dibelakang mobil.. nyaris nyungsep.

  1. dave says:

    biasa ga sabar seperti itu,,
    saya jg kalo lagi sante2,, jarak ma kendaraan depan jau,,
    coba kalo lagi buru2,, ckck,, bisa ky yg di cerita,,
    dan itu emang bener2 bahaya,, harus safety riding,, 🙂

  2. Dr.Feelgood says:

    klo saya pribadi suka memperlambat dulu biar mobil duluan, nanti klo keadaanya memungkingkan buat nyalip, baru deh nyalip.

  3. jgpt says:

    EDAANN..Jarak Sedekat itu masih Mengendalikan Motor,Orang ALAY tuh,kalau ane langsung mati tuh

  4. Yoshi says:

    Kalau terjadi tabrakan, biasanya yang belakang nyalahi yang depan karena ngerem mendadak. Apa salahnya orang ngerem? Yang salah adalah yang gak mau jaga jarak.

  5. redbike92 says:

    bisa jadi gak merhatikan rambu
    bisa jadi merasa sudah lihai 😀
    jaga jarak memang penting kang mario

  6. megalodon150 says:

    paling serem emg kalo deket truk gde, posisi kita susah di ketahui sama drivernya,

    http://megalodon150.wordpress.com/2012/09/21/kecelakaan-pertama-pulsar-200ns-gan/

  7. z1rider says:

    Sip, next bakal tak praktekin 2 detik. Hehehe 🙂

  8. andhi_125 says:

    jadi inget pas masi muda :mrgreen: , mepet bgt sama bemper belakang bus, pas si bus ngerem mendadak, gak nututi, walhasil sepatbor depan dan teman-temannya sukses masuk kolong bus bagian belakang…
    untung bisa lepas dan selamat 🙂
    pelajaran sangat berharga…

Please leave a comment, thanks..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s